- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Wakil Ketua DPRD Palu Anugrah Pratama Bantu Starlink untuk Sekolah di Kawatuna

Keterangan Gambar : Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama, menyerahkan alat penangkap sinyal Starlink di SDN Inpres 2 Kawatuna, Kamis (23/10/2025). (Foto: Bimaz/Likeindoneia.com)
Likeindonesia.com, PALU – Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama, menyerahkan alat penangkap sinyal Starlink di SDN Inpres 2 Kawatuna, Jalan Bulu Masomba, Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, pada Kamis (23/10/2025).
Penyerahan dilakukan usai kegiatan reses Caturwulan III Tahun Sidang 2025 yang berlangsung di wilayah tersebut.
Baca Lainnya :
- Teluk Palu Bersiap Ditata Kembali, Kawasan Strategis Pariwisata Saksi Tsunami 2018
- Mitigasi Bencana Diusulkan Masuk Kurikulum Sekolah di Kota Palu
- Puskesmas Birobuli Catat 260 Kasus HIV, 48 di Antaranya Pasien Baru Tahun Ini
- Pemadaman Bergilir di Palu, PLN Sebut Sistem Proteksi Aktif Akibat Sambaran Petir
- Lanal Palu Dorong Peningkatan Hasil Tangkap Nelayan Talise Lewat Bantuan Rumah Rumpon
Bantuan alat tersebut diberikan sebagai respons atas keluhan warga yang selama ini mengalami kesulitan jaringan internet.
Perangkat itu diharapkan membantu memperkuat konektivitas digital masyarakat, terutama untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah yang berada di kawasan terpencil tersebut.
Anugrah mengatakan, persoalan jaringan internet menjadi salah satu hal yang paling banyak disampaikan warga selama kegiatan reses.
“Jaringan internet di sini sangat sulit. Padahal para siswa membutuhkan jaringan saat ujian. Mereka bahkan harus mengandalkan hotspot dari satu ponsel guru untuk ujian. Kondisi ini sangat tertinggal dibandingkan di kota,” ujarnya.
Ia mengaku prihatin melihat perjuangan para guru dan siswa yang tetap semangat belajar meski terbatas fasilitas.
“Kasihan guru dan anak-anak di sini. Mereka berusaha keras supaya bisa ikut ujian, tapi jaringan lemah. Ini harus jadi perhatian bersama. Pemerintah jangan hanya fokus di kota, tapi juga datang melihat langsung kondisi seperti ini,” tegas Anugrah.
Menurutnya, penyerahan alat Starlink ini merupakan langkah awal untuk membantu mengatasi masalah jaringan, juga sebagai pemantik untuk pemerintah kota dan provinsi untuk memperluas infrastruktur telekomunikasi di wilayah ersebut.
“Ini bentuk kecil dari komitmen kami di DPRD untuk hadir langsung dan mencari solusi atas persoalan yang dirasakan warga. Kami akan terus perjuangkan agar wilayah seperti Kawatuna mendapat perhatian lebih,” pumgkasnya. (BIM/Nl)










