- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
- Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali
- 12 Wisatawan yang Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Ampana
- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
900 UMKM di Palu Dapat Rompi Identitas, Terkoneksi QR Code untuk Transaksi Digital

Keterangan Gambar : Penyerahan rompi digital kepada pelaku UMKM di Baruga Street Food, Kota Palu. (Foto: Humas Pemkot Palu)
Likeindonesia.com, PALU - Sebanyak 900 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Palu menerima rompi identitas yang dilengkapi QR code untuk mendukung transaksi digital.
Penyerahan rompi dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, di kawasan Baruga Street Food, Senin (8/6/2026).
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Kapasitas Relawan se-Sulawesi, ID Humanity Dompet Dhuafa dan PMI Gelar Pelatihan P2
- Kemendagri Gelar Rakor Produk Hukum Daerah di Palu, Soroti Membludaknya Regulasi Daerah
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
Sekda Irmayanti mengatakan rompi tersebut bukan sekadar seragam, tetapi juga identitas resmi pelaku UMKM.
“Dengan adanya rompi ini, masyarakat akan lebih mudah mengenali pelaku UMKM yang telah terdata dan menjadi bagian dari ekosistem usaha yang dibina,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap rompi telah dilengkapi QR code yang terhubung dengan data pelaku usaha.
“Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk mendorong digitalisasi UMKM. Masyarakat dapat mengetahui informasi pelaku usaha melalui barcode yang tersedia, sekaligus memanfaatkan sistem pembayaran digital yang telah disiapkan,” katanya.
Pada tahap awal, sebanyak 900 rompi dibagikan dari sekitar 3.000 UMKM di Kota Palu.
Program ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kota Palu bersama Bank BTN.
Pemkot Palu berharap program ini dapat memperkuat identitas pelaku usaha sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi digital yang berdampak pada ekonomi daerah. (nul)










