Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP

By Inul Irfani 08 Sep 2026, 19:15:57 WIB Nasional
Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP

Keterangan Gambar : Beras SPHP. (Foto: Dok. BULOG)


Likeindonesia.com, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan tambahan 1 juta ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) medium untuk menjaga harga beras di tengah musim kemarau panjang tahun ini.


Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan, langkah tersebut diambil karena kemarau yang lebih kering membuat produksi padi petani menurun dan pasokan beras di pasar ikut berkurang.

Baca Lainnya :


Kondisi itu kemudian berdampak pada kenaikan harga beras sekitar Rp100 hingga Rp200.


“Jadi enggak ada produksi. Oleh karena supply and demand, ya, tidak ada produksi pasti harganya naik. Ada naik Rp100, ada yang Rp200,” ujar Zulhas dalam konferensi pers, Senin (7/9/2026), dikutip dari Kompas.com.


Menurut Zulhas, tambahan pasokan diperlukan karena stok beras SPHP medium dari alokasi sebelumnya sebanyak 828.000 ton kini tersisa sekitar 80.000 ton.


“Kita tambah lagi 1 juta (ton) SPHP medium. Jadi beras yang disubsidi yang dijual di pasar kira-kira harganya Rp12.000, Rp12.500 paling mahal,” katanya.


Tambahan 1 juta ton beras SPHP tersebut akan disalurkan pada Oktober, November, dan Desember 2026 untuk menghadapi periode paceklik akibat kemarau panjang.


“Kita tambah 1 juta lagi agar harga yang berada di pasar yang cenderung naik Rp100-200 itu bisa kita turunkan kembali,” jelas Zulhas.


Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, beras tambahan tersebut akan disalurkan melalui seluruh saluran distribusi yang tersedia, termasuk ritel, RPK Bulog, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).


“Semua, ke semua, pokoknya 10 saluran sampai ke KDKMP masuk itu semua,” tutur Rizal. (nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.