- Ratusan Sopir Truk Keluhkan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Layanan di SPBU Mamboro
- Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Palu, Tersangka Peragakan 34 Adegan
- Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank, Ada Saldo Rp50 Ribu
- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
- Bank Sulteng Keluarkan Klarifikasi Resmi Usai Karangan Bunga Viral di Palu
- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
Ratusan Sopir Truk Keluhkan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Layanan di SPBU Mamboro

Keterangan Gambar : Ilustrasi QR Code MyPertamina untuk pembelian BBM Subsidi. (Foto: Dok. Pertamina)
Likeindonesia.com, PALU - Pertamina Patra Niaga menyiapkan layanan Subsidi Tepat di SPBU Mamboro, Kota Palu, selama tiga hari untuk membantu sopir truk yang mengalami kendala QR Code BBM subsidi.
Baca Lainnya :
- Salut! Abdy Azwar Bukti Anak Palu Bisa Jadi Pembawa Berita di Korea Selatan
- Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
Layanan tersebut disiapkan setelah ratusan sopir dan kru truk kontainer menyampaikan keluhan terkait QR Code yang kerap bermasalah hingga terblokir saat digunakan untuk pengisian BBM subsidi. Keluhan itu disampaikan dalam audiensi di halaman Kantor Wali Kota Palu, Rabu (9/9/2026).
Sales Branch Manager (SBM) Sulteng Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Made Dilan mengatakan, QR Code dapat terblokir dalam kondisi tertentu, termasuk ketika digunakan di wilayah lain atau dipinjamkan kepada pihak lain dalam waktu berdekatan dengan transaksi sebelumnya.
“Transaksi berulang dalam satu hari serta pembelian dengan volume yang tidak wajar atau melebihi kapasitas tangki kendaraan juga dapat menjadi indikasi yang menyebabkan barcode terblokir,” ujar Made.
Ia menjelaskan, melalui booth Subsidi Tepat di SPBU Mamboro, sopir dapat melakukan verifikasi dan aktivasi ulang QR Code yang mengalami kendala.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jasa pihak ketiga dalam pembuatan QR Code karena berisiko diperjualbelikan atau digunakan pihak lain.
Ia menyebut, pihak Pertamina siap memberikan pendampingan kepada konsumen sekaligus memperkuat pengawasan penyaluran solar bersubsidi. (nul)









