- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
Angin Puting Beliung Terjang Desa Bajugan, 8 KK Terdampak

Keterangan Gambar : Rumah warga di Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Kabupaten Toli-Toli, terdampak angin puting pada Sabtu (6/12/2025). (Foto: Foto : Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Tolitoli – Angin puting beliung melanda Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (6/12/2025), sekitar pukul 11.35 WITA.
Kejadian ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Toli-Toli, khususnya di Kecamatan Galang.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Hapus Kredit Macet UMKM yang Terdampak Banjir Bandang di Sumatra
- Banjir Setinggi 3 Meter Lumpuhkan Aceh dan Deli Serdang, Ribuan Warga Mengungsi
- . /Raiden ganteng Ft ./Kuncen Haxor
- BMKG: Megathrust Tolitoli–Buol Potensi Ilmiah, Bukan Ancaman Langsung
- Banjir Tolitoli Kini Surut, Warga Mulai Bersihkan Rumah
Berdasarkan data sementara, dampak bencana tersebut dirasakan oleh delapan kepala keluarga atau 28 jiwa.
Hingga saat ini, jumlah pengungsi serta kemungkinan adanya korban jiwa masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Tim terkait sedang melakukan asesmen di lokasi kejadian untuk memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan warga terdampak.
Koordinasi telah dilakukan dengan BPBD Kabupaten Toli-Toli serta aparat Desa Bajugan untuk mempercepat proses pendataan dan penanganan awal.
Sementara itu, kondisi cuaca ekstrem masih terpantau di wilayah terdampak. Kebutuhan mendesak bagi warga belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pendataan lanjutan oleh petugas.
Informasi kejadian diperoleh dari aparat Desa Bajugan, TRC BPBD Kabupaten Toli-Toli, serta TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah. (Rul/Nl)










