- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Pemerintah Hapus Kredit Macet UMKM yang Terdampak Banjir Bandang di Sumatra

Keterangan Gambar : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Kemenko Perekonomian)
Likeindonesia.com, Jakarta - Pemerintah memastikan penghapusan kredit macet bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak banjir bandang di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumtera Barat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan ini bisa diberlakukan otomatis karena regulasinya sudah tersedia.
Baca Lainnya :
- Menpora Siapkan Bantuan Alat Olahraga untuk Korban Bencana di Sumatera
- Aktor Preman Pensiun, Epy Kusnandar, Tutup Usia
- Tukang Sapu TKA Cina di IMIP Digaji Hampir Rp19 Juta per Bulan
- Durasi Reels di Instagram Bertambah, Kini Bisa 20 Menit
- Sulteng Unggul di Sulawesi, Masuk Deretan Provinsi dengan Desa Maju Terbanyak
“Ya, nanti kan kita sudah memberikan relaksasi untuk UMKM. Regulasinya sudah ada dan itu bisa berlaku otomatis,” ujar Airlangga, Kamis (4/12/2025), dikutip dari CNNIndonesia.com.
Airlangga menyebut bencana banjir bandang dipastikan menekan pertumbuhan ekonomi di tiga provinsi tersebut.
Pemerintah juga tengah menyiapkan program perbaikan infrastruktur untuk mendukung pemulihan jangka panjang.
“Pertumbuhan (ekonomi) di daerah bencana dipastikan akan turun, yaitu Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Nah tentu kita prihatin dengan situasi yang ada, tentu akan ada program untuk perbaikan infrastruktur, ke depannya rehabilitasi,” katanya.
Hingga Kamis (3/12/2025), BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang ini meningkat menjadi 836 orang. Rinciannya, 325 korban di Aceh, 311 korban di Sumatera Utara, dan 200 korban di Sumatera Barat.
Jumlah korban hilang juga masih tinggi, yakni 170 orang di Aceh, 127 orang di Sumatera Utara, dan 221 orang di Sumatera Barat.
Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada 3,2 juta penduduk dan merusak lebih dari 10.400 rumah, ratusan fasilitas umum, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, hingga hampir 300 jembatan di tiga provinsi tersebut. (Nl/Nl)




.jpg)





