- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Banjir Setinggi 3 Meter Lumpuhkan Aceh dan Deli Serdang, Ribuan Warga Mengungsi

Keterangan Gambar : Banjir besar melanda sebagian wilayah Aceh dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang dipicu oleh hujan lebat sejak beberapa hari lalu. (Foto: @asepnurdin354/TikTok)
Likeindonesia.com, ACEH - Banjir dengan ketinggian air mencapai hingga 3 meter melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sejak 24 sampai sekarang. Tingginya debit air akibat hujan ekstrem membuat ribuan warga terdampak dan memaksa evakuasi besar-besaran.
Aceh Trendam di 16 Kabupaten/Kota. Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat banjir melanda 16 kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- Jangan Main-main! Katai Orang dengan Kata Anjing Bisa Diancam Bui 4 Bulan 2 Minggu
- Menkes Sebut Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien Walau Tak Punya KTP
- Periode Kenaikan Pangkat ASN Resmi Ditambah dari 6 Jadi 12 Kali Setahun
- Layanan Internet Rakyat Sudah Bisa Diakses di Sejumlah Kota dari Jawa hingga Papua
- PNS Siap-Siap, Gaji Bakal Dirombak Jadi Single Salary Tahun Depan
Di Aceh Utara, air setinggi 50–150 cm merendam 18 dari 27 kecamatan. Lebih dari 46.000 warga terdampak, ribuan mengungsi, dan dua korban jiwa dilaporkan akibat terseret arus. Pemadaman listrik terjadi menyusul robohnya tower jaringan PLN.
Di Aceh Tamiang, banjir terparah terjadi di Kota Kualasimpang, dengan ketinggian air mencapai 2–3 meter sejak 26 November 2025. Akses jalan nasional Medan–Banda Aceh terputus, memicu antrean panjang kendaraan. Warga juga kesulitan mendapatkan bahan pokok akibat panic buying.
Di Deli Serdang, banjir sejak 25 November 2025 merendam 13 kecamatan. Ketinggian air di beberapa titik mencapai hingga 2 meter, bahkan menutup atap rumah warga. Lebih dari 108.000 warga terdampak, sementara evakuasi dilakukan sepanjang hari oleh tim gabungan.
Banjir di dua wilayah tersebut dipicu curah hujan sangat tinggi yang menyebabkan sungai meluap dan menggenangi permukiman.
Pemerintah daerah masih melakukan evakuasi, membuka pos pengungsian, dan menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak di Aceh dan Sumatera Utara. (BIM)










