- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Banjir Setinggi 3 Meter Lumpuhkan Aceh dan Deli Serdang, Ribuan Warga Mengungsi

Keterangan Gambar : Banjir besar melanda sebagian wilayah Aceh dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang dipicu oleh hujan lebat sejak beberapa hari lalu. (Foto: @asepnurdin354/TikTok)
Likeindonesia.com, ACEH - Banjir dengan ketinggian air mencapai hingga 3 meter melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sejak 24 sampai sekarang. Tingginya debit air akibat hujan ekstrem membuat ribuan warga terdampak dan memaksa evakuasi besar-besaran.
Aceh Trendam di 16 Kabupaten/Kota. Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat banjir melanda 16 kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- Jangan Main-main! Katai Orang dengan Kata Anjing Bisa Diancam Bui 4 Bulan 2 Minggu
- Menkes Sebut Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien Walau Tak Punya KTP
- Periode Kenaikan Pangkat ASN Resmi Ditambah dari 6 Jadi 12 Kali Setahun
- Layanan Internet Rakyat Sudah Bisa Diakses di Sejumlah Kota dari Jawa hingga Papua
- PNS Siap-Siap, Gaji Bakal Dirombak Jadi Single Salary Tahun Depan
Di Aceh Utara, air setinggi 50–150 cm merendam 18 dari 27 kecamatan. Lebih dari 46.000 warga terdampak, ribuan mengungsi, dan dua korban jiwa dilaporkan akibat terseret arus. Pemadaman listrik terjadi menyusul robohnya tower jaringan PLN.
Di Aceh Tamiang, banjir terparah terjadi di Kota Kualasimpang, dengan ketinggian air mencapai 2–3 meter sejak 26 November 2025. Akses jalan nasional Medan–Banda Aceh terputus, memicu antrean panjang kendaraan. Warga juga kesulitan mendapatkan bahan pokok akibat panic buying.
Di Deli Serdang, banjir sejak 25 November 2025 merendam 13 kecamatan. Ketinggian air di beberapa titik mencapai hingga 2 meter, bahkan menutup atap rumah warga. Lebih dari 108.000 warga terdampak, sementara evakuasi dilakukan sepanjang hari oleh tim gabungan.
Banjir di dua wilayah tersebut dipicu curah hujan sangat tinggi yang menyebabkan sungai meluap dan menggenangi permukiman.
Pemerintah daerah masih melakukan evakuasi, membuka pos pengungsian, dan menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak di Aceh dan Sumatera Utara. (BIM)










