- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Angka Cerai di Palu Tembus 967 Kasus pada 2024, Warga Mantikulore Paling Banyak Berpisah

Keterangan Gambar : Ilustrasi pasangan menandatangani akta perceraian. (Foto: iStokphoto)
Likeindonesia.com, Palu — Pengadilan Agama Kota Palu mencatat sebanyak 967 kasus perceraian sepanjang tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 932 kasus.
Dari total kasus yang masuk di tahun 2024 tersebut, 185 di antaranya merupakan cerai talak dan 757 cerai gugat, serta 25 kasus merupakan sisa dari tahun 2023. Sebagai perbandingan, pada tahun 2023 tercatat 212 kasus cerai talak dan 720 kasus cerai gugat.
Baca Lainnya :
- 1.103 Tenaga Honorer Sulteng Resmi Terima SK PPPK Tahap II dari Gubernur
- Menag Tinjau Progres Revitalisasi Masjid Raya Palu Pascabencana
- home
- Brimob Polda Sulteng Gelar Hipnoterapi Massal untuk Pulihkan Psikis Warga Pesisir Palu
- 500 Pelajar SMK di Palu Jalani Pembinaan Semi Militer, Pangdam Tekankan Disiplin dan Karakter
Berdasarkan data wilayah, Kecamatan Mantikulore menjadi daerah dengan jumlah perceraian tertinggi, yakni mencapai 218 kasus.
Disusul Kecamatan Tatanga dengan 171 kasus, dan Kecamatan Palu Selatan dengan 156 kasus.
Berikut rincian jumlah kasus perceraian yang tercatat di Pengadilan Agama Kota Palu selama tahun 2024 menurut data yang dirilis BPS Kota Palu:
- Mantikulore – 218 kasus
- Tatanga – 171 kasus
- Palu Selatan – 156 kasus
- Palu Barat – 132 kasus
- Ulujadi – 97 kasus
- Palu Timur – 95 kasus
- Palu Utara – 64 kasus
- Tawaeli – 34 kasus










