- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
Angka Cerai di Palu Tembus 967 Kasus pada 2024, Warga Mantikulore Paling Banyak Berpisah

Keterangan Gambar : Ilustrasi pasangan menandatangani akta perceraian. (Foto: iStokphoto)
Likeindonesia.com, Palu — Pengadilan Agama Kota Palu mencatat sebanyak 967 kasus perceraian sepanjang tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 932 kasus.
Dari total kasus yang masuk di tahun 2024 tersebut, 185 di antaranya merupakan cerai talak dan 757 cerai gugat, serta 25 kasus merupakan sisa dari tahun 2023. Sebagai perbandingan, pada tahun 2023 tercatat 212 kasus cerai talak dan 720 kasus cerai gugat.
Baca Lainnya :
- 1.103 Tenaga Honorer Sulteng Resmi Terima SK PPPK Tahap II dari Gubernur
- Menag Tinjau Progres Revitalisasi Masjid Raya Palu Pascabencana
- home
- Brimob Polda Sulteng Gelar Hipnoterapi Massal untuk Pulihkan Psikis Warga Pesisir Palu
- 500 Pelajar SMK di Palu Jalani Pembinaan Semi Militer, Pangdam Tekankan Disiplin dan Karakter
Berdasarkan data wilayah, Kecamatan Mantikulore menjadi daerah dengan jumlah perceraian tertinggi, yakni mencapai 218 kasus.
Disusul Kecamatan Tatanga dengan 171 kasus, dan Kecamatan Palu Selatan dengan 156 kasus.
Berikut rincian jumlah kasus perceraian yang tercatat di Pengadilan Agama Kota Palu selama tahun 2024 menurut data yang dirilis BPS Kota Palu:
- Mantikulore – 218 kasus
- Tatanga – 171 kasus
- Palu Selatan – 156 kasus
- Palu Barat – 132 kasus
- Ulujadi – 97 kasus
- Palu Timur – 95 kasus
- Palu Utara – 64 kasus
- Tawaeli – 34 kasus










