- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Besaran Upah Buruh Tani di Sulteng, Ada yang Lebih Tinggi dari UMP

Keterangan Gambar : Ilustrasi petani menerima upah. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu – Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp2.915.000, naik dari UMP 2024 yang sebesar Rp2.736.698. Meski demikian, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata upah buruh sektor pertanian di sejumlah kabupaten masih bervariasi, bahkan sebagian besar berada di bawah standar provinsi.
Di Morowali Utara, misalnya, rata-rata upah buruh tani mencapai Rp3.306.018 per bulan, lebih tinggi dari UMP Sulteng 2025. Sebaliknya, Kota Palu mencatat rata-rata upah terendah dengan Rp1.093.304 per bulan.
Baca Lainnya :
- Petugas Rutan Poso Gagalkan Penyelundupan Handphone oleh Tahanan
- BPN Sulteng Serahkan 21 Sertifikat Tanah, Targetkan Seluruh Aset Bersertifikat Elektronik pada 2026
- Dari Ribuan Penerbangan, Ini 5 Bandara Paling Sibuk di Sulawesi Tengah
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- Polda Sulteng Bongkar Peredaran 7,2 Kg Sabu di Palu, Dua Pelaku Ditangkap
Berikut rincian rata-rata upah buruh sektor pertanian di Sulteng tahun 2024:
- Morowali Utara: Rp3.306.018
- Morowali: Rp2.735.941
- Poso: Rp2.722.988
- Parigi Moutong: Rp2.559.588
- Buol: Rp2.237.443
- Banggai Laut: Rp1.908.939
- Tojo Una-Una: Rp1.873.231
- Sigi: Rp1.785.493
- Donggala: Rp1.705.373
- Banggai: Rp1.678.149
- Banggai Kepulauan: Rp1.653.281
- Tolitoli: Rp1.554.102
- Palu: Rp1.093.304
Data tersebut memperlihatkan adanya kesenjangan upah antarwilayah di Sulteng. Sementara sebagian daerah mampu mencatatkan upah di atas UMP, mayoritas buruh tani di kabupaten lain masih menerima penghasilan jauh di bawah standar provinsi. (Nul/Nl)










