- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Dari Ribuan Penerbangan, Ini 5 Bandara Paling Sibuk di Sulawesi Tengah

Keterangan Gambar : Aktivitas di pintu keberangkatan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, Kota Palu. (Foto: Inul Irfani/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Sepanjang tahun 2024, frekuensi penerbangan di Provinsi Sulawesi Tengah tercatat cukup padat dengan total 6.905 penerbangan datang dan 6.921 penerbangan berangkat.
Dari tujuh bandara yang beroperasi, yakni Bandara Mutiara Sis Al-Jufri di Palu, Bandara Syukuran Aminuddin Amir di Luwuk, Bandara Morowali di Morowali, Bandara Kasiguncu di Poso, Bandara Sultan Bantilan di Tolitoli, Bandara Pogogul di Buol, dan Bandara Tanjung Api di Ampana, hanya lima bandara yang mendominasi pergerakan ribuan penerbangan tersebut.
Baca Lainnya :
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- Polda Sulteng Bongkar Peredaran 7,2 Kg Sabu di Palu, Dua Pelaku Ditangkap
- Usai Keracunan Massal di Dapilnya, Longki Minta Dapur MBG Masak Makanan Fresh, Bukan Sisa Panasan
- Polres Bangkep Segel Tempat MBG Usai Pelajar Keracunan Massal
- Ahmad Ali Minta Warga Ingatkan Janji Kampanye yang Belum Terpenuhi
Berdasarkan data BPS dalam laporan Statistik Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah 2024, Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu menempati posisi pertama sebagai bandara tersibuk dengan 3.847 penerbangan kedatangan atau setara 55,71 persen dari total penerbangan di Sulteng, serta 3.848 penerbangan keberangkatan atau sekitar 55,60 persen.
Disusul Bandara Morowali yang mencatat 1.995 penerbangan kedatangan atau 28,89 persen dan 1.996 penerbangan keberangkatan atau 28,84 persen.
Posisi ketiga ditempati Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk dengan 768 penerbangan kedatangan yang menyumbang 11,12 persen serta 768 penerbangan keberangkatan dengan kontribusi 11,10 persen.
Sementara itu, Bandara Tanjung Api Ampana berada di urutan keempat dengan 108 penerbangan kedatangan maupun keberangkatan yang masing-masing setara 1,56 persen.
Di posisi kelima ada Bandara Pogogul Buol dengan 85 penerbangan kedatangan yang berkontribusi 1,23 persen, dan jumlah keberangkatan yang sama.
Adapun dua bandara lainnya, yakni Sultan Bantilan Tolitoli dan Kasiguncu Poso, mencatat kontribusi yang relatif kecil, masing-masing di bawah 1 persen.
Data ini menegaskan bahwa Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu masih menjadi pusat pergerakan udara terbesar di Sulawesi Tengah, dengan lebih dari separuh total penerbangan di provinsi ini. (Nul/Nl)










