- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Di Ujung Pengabdian Sebagai Kaops Madago Raya, Kombes Boy Samola Bangun Sekolah di Pedalaman Sulteng

Keterangan Gambar : Kepala Operasi Madago Raya, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H. meletakkan batu pertama. (Foto: Nawar)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong – Jalan terjal, sungai yang harus diseberangi, dan jarak 50 kilometer tak menjadi halangan bagi Kepala Operasi Madago Raya, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., untuk hadir di Dusun Manggalapi, Desa Sausu Salubanga, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (1/7/2025).
Tepat di momen Hari Bhayangkara ke-79, Kombes Boy Samola bersama Bhayangkara Tadulako Offroader (BTOF) melakukan peletakan batu pertama pembangunan SD dan SMP Satu Atap Manggalapi, wilayah terpencil yang selama ini minim akses pendidikan.
Baca Lainnya :
Peletakan batu pertama ini menjadi momen perpisahan Kombes Boy Samola sebagai Kaops Madago Raya sebelum bertugas sebagai Direktur Polairud Polda NTB dalam waktu dekat. Aksi sosial ini sekaligus menjadi penutup pengabdiannya di Sulawesi Tengah dengan kesan yang mendalam.
Sebelumnya, Satgas Madago Raya bersama BTOF dan Palu Trail Community (Patrac) juga telah berbagi makanan bergizi mandiri kepada siswa SDN Terpencil Manggalapi pada 8 Juni 2025, menunjukkan kepedulian Polri terhadap anak-anak di pelosok.
“Kami mohon doa restunya, sehingga pembangunan gedung kelas SD dan SMP Satu Atap ini bisa berjalan lancar. Dirgahayu Polri ke-79, Polri Untuk Masyarakat,” kata Kombes Boy di sela prosesi peletakan batu pertama.
Kepala Sekolah SDN Terpencil Manggalapi, I Made Wesna, tak kuasa menahan haru atas perhatian yang diberikan.
“Segala sesuatu telah disiapkan. Bahkan bukan cuma bantuan pembangunan sekolah, ada juga makanan bergizi dan fasilitas lainnya. Terima kasih, Pak Boy. Saya merasa haru,” tuturnya.
Dengan menggandeng berbagai pihak, mulai Polda Sulteng, Polsek Sausu, komunitas offroader, hingga masyarakat lokal, pembangunan sekolah terpadu di Manggalapi diharapkan menjadi babak baru pendidikan bagi anak-anak di wilayah terpencil Sulawesi Tengah. (Nul)










