- Sulteng Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kehilangan Hutan Terbanyak akibat Karhutla
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan, 7 Kabupaten Sulteng Masuk Kategori Waspada
- Antrean Pertalite Mengular di Palu, Pertamina Pastikan Stok Normal
- Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS Awal 2027, Kebutuhan Guru Capai 526 Ribu
- Walatana Didorong Jadi Role Model Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Punya 8 Bandara, Sulteng Masuk Jajaran Provinsi dengan Bandara Terbanyak di Indonesia
- Sulteng Salurkan Rp1 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa NTT
- Geliat Kemerdekaan dari Lindu, Fathur Razaq Ajak Warga Jaga Persaudaraan, Adat, dan Alam
- Zevanya Queensy Jadi Pembawa Baki saat Penaikan Bendera HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Sulteng
- Upacara HUT RI ke-81 Tingkat Provinsi Sulteng Berlangsung Khidmat
Diduga Ada Kalamba di Kawasan Tambang Dongi-Dongi, BPK Wilayah XVIII Turunkan Tim Arkeolog

Keterangan Gambar : Temuan benda yang diduga sebagai kalamba di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso. (Foto : Ist)
Likeindonesia.com, Poso - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII menurunkan tim untuk mengecek langsung temuan benda yang diduga sebagai kalamba di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso.
Pengecekan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait temuan tersebut pada Kamis, 4 Maret 2025.
Baca Lainnya :
- Hakim PN Poso Maafkan Petani yang Tolak Patok Bank Tanah di Lembah Napu
- Tekan Kemiskinan, Anwar Hafid Serahkan Rumah Bantuan dan Sembako untuk Warga Sigi
- Anwar Hafid Tegaskan Penegakan Norma Ketenagakerjaan Demi Iklim Investasi Sehat di Sulteng
- Amankan Harga Jelang Idulfitri, Pemprov Sulteng Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Delapan Titik
- Tak Sekadar Buka Bersama, Buka Puasa Nambaso Jadi Ajang Edukasi dan Pemberdayaan UMKM
Tim yang diturunkan terdiri dari arkeolog dan Polisi Khusus Cagar Budaya.
Mereka akan melakukan asesmen arkeologis terhadap benda-benda yang diindikasikan sebagai kalamba, sekaligus melakukan survei di lokasi temuan.
Selain memastikan jenis dan karakter objek, tim juga akan memetakan sebaran temuan yang berada di area yang saat ini diketahui terdapat aktivitas pertambangan.
Kepala BPK Wilayah XVIII, Andriany, mengatakan langkah ini dilakukan untuk memperoleh informasi lengkap terkait kondisi objek yang ditemukan.
“Menanggapi laporan masyarakat terkait temuan benda yang diduga sebagai kalamba di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, pada Kamis, 4 Maret 2025, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan,” ujar Andriany dalam rilis persnya diterima media ini Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, melalui pengecekan tersebut tim akan mengumpulkan data mengenai kondisi objek, potensi nilai pentingnya, serta ancaman yang mungkin terjadi di lokasi temuan.
“Melalui pengecekan ini, BPK Wilayah XVIII akan memperoleh informasi lengkap mengenai kondisi objek, potensi nilai pentingnya, serta ancaman yang mungkin terjadi. Hasil asesmen lapangan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi langkah pengamanan dan pelindungan terhadap objek dimaksud,” katanya.
Hasil asesmen lapangan nantinya akan menjadi dasar bagi BPK Wilayah XVIII untuk menyusun rekomendasi langkah pengamanan dan pelindungan terhadap objek yang diduga sebagai peninggalan budaya tersebut. (Rul/Nl)



1.jpg)






