- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
- Pemprov Sulteng Siapkan Pembangunan SMKN 1 Batui, 80 Siswa Dipastikan Tetap Lanjut Sekolah
Diduga Ada Kalamba di Kawasan Tambang Dongi-Dongi, BPK Wilayah XVIII Turunkan Tim Arkeolog

Keterangan Gambar : Temuan benda yang diduga sebagai kalamba di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso. (Foto : Ist)
Likeindonesia.com, Poso - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII menurunkan tim untuk mengecek langsung temuan benda yang diduga sebagai kalamba di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso.
Pengecekan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait temuan tersebut pada Kamis, 4 Maret 2025.
Baca Lainnya :
- Hakim PN Poso Maafkan Petani yang Tolak Patok Bank Tanah di Lembah Napu
- Tekan Kemiskinan, Anwar Hafid Serahkan Rumah Bantuan dan Sembako untuk Warga Sigi
- Anwar Hafid Tegaskan Penegakan Norma Ketenagakerjaan Demi Iklim Investasi Sehat di Sulteng
- Amankan Harga Jelang Idulfitri, Pemprov Sulteng Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Delapan Titik
- Tak Sekadar Buka Bersama, Buka Puasa Nambaso Jadi Ajang Edukasi dan Pemberdayaan UMKM
Tim yang diturunkan terdiri dari arkeolog dan Polisi Khusus Cagar Budaya.
Mereka akan melakukan asesmen arkeologis terhadap benda-benda yang diindikasikan sebagai kalamba, sekaligus melakukan survei di lokasi temuan.
Selain memastikan jenis dan karakter objek, tim juga akan memetakan sebaran temuan yang berada di area yang saat ini diketahui terdapat aktivitas pertambangan.
Kepala BPK Wilayah XVIII, Andriany, mengatakan langkah ini dilakukan untuk memperoleh informasi lengkap terkait kondisi objek yang ditemukan.
“Menanggapi laporan masyarakat terkait temuan benda yang diduga sebagai kalamba di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, pada Kamis, 4 Maret 2025, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan,” ujar Andriany dalam rilis persnya diterima media ini Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, melalui pengecekan tersebut tim akan mengumpulkan data mengenai kondisi objek, potensi nilai pentingnya, serta ancaman yang mungkin terjadi di lokasi temuan.
“Melalui pengecekan ini, BPK Wilayah XVIII akan memperoleh informasi lengkap mengenai kondisi objek, potensi nilai pentingnya, serta ancaman yang mungkin terjadi. Hasil asesmen lapangan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi langkah pengamanan dan pelindungan terhadap objek dimaksud,” katanya.
Hasil asesmen lapangan nantinya akan menjadi dasar bagi BPK Wilayah XVIII untuk menyusun rekomendasi langkah pengamanan dan pelindungan terhadap objek yang diduga sebagai peninggalan budaya tersebut. (Rul/Nl)










