- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Dua Rumah Rusak, Delapan Jiwa Terpaksa Mengungsi Setelah Angin Kencang di Buol

Keterangan Gambar : Dua rumah di Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, rusak akibat angin kencang yang melanda, Sabtu (29/11/2025). (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Buol — Hujan disertai angin kencang menyebabkan kerusakan rumah di Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol.
Insiden terjadi pada Sabtu (29/11/2025), sekitar pukul 17.15 WITA.
Baca Lainnya :
- Jembatan Gantung di Sojol Miring Akibat Banjir dan Longsor, Sejumlah Dusun Terisolasi Sementara
- Sulteng Masuk Deretan Provinsi Paling Sering Banjir di Indonesia
- Masjid Raya Baitul Khairaat Diproyeksikan Jadi Pusat Wisata Religi di Sulawesi Tengah
- Salat Jumat Perdana Tandai Mulainya Operasional Masjid Raya Baitul Khairaat Palu
- Layani 51 Ribu Penumpang, Purbaya Akui Belum Ada Petugas Bea Cukai di Bandara IMIP
Menurut data dari BPBD Sulawesi Tengah, angin kencang membuat tiang penyangga rumah bergerak dan satu rumah akhirnya rubuh.
Akibatnya, satu unit rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah lain rusak ringan.
Sebanyak dua kepala keluarga atau delapan jiwa, termasuk satu bayi, harus mengungsi dan tinggal sementara di tempat aman.
Satu warga dilaporkan menderita luka ringan. Warga setempat pun bergotong-royong mengevakuasi barang dan peralatan korban yang terendam air.
Pihak berwenang sudah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan tim reaksi cepat di tingkat kabupaten.
Kebutuhan mendesak yang diidentifikasi adalah logistik bahan pokok serta penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak.
Peristiwa ini terjadi di tengah periode cuaca ekstrem di Sulawesi Tengah, wilayah di Kabupaten Buol sempat dilanda banjir dan angin kencang dalam beberapa minggu terakhir. (Rul/Nl)










