- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Dua Rumah Rusak, Delapan Jiwa Terpaksa Mengungsi Setelah Angin Kencang di Buol

Keterangan Gambar : Dua rumah di Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, rusak akibat angin kencang yang melanda, Sabtu (29/11/2025). (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Buol — Hujan disertai angin kencang menyebabkan kerusakan rumah di Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol.
Insiden terjadi pada Sabtu (29/11/2025), sekitar pukul 17.15 WITA.
Baca Lainnya :
- Jembatan Gantung di Sojol Miring Akibat Banjir dan Longsor, Sejumlah Dusun Terisolasi Sementara
- Sulteng Masuk Deretan Provinsi Paling Sering Banjir di Indonesia
- Masjid Raya Baitul Khairaat Diproyeksikan Jadi Pusat Wisata Religi di Sulawesi Tengah
- Salat Jumat Perdana Tandai Mulainya Operasional Masjid Raya Baitul Khairaat Palu
- Layani 51 Ribu Penumpang, Purbaya Akui Belum Ada Petugas Bea Cukai di Bandara IMIP
Menurut data dari BPBD Sulawesi Tengah, angin kencang membuat tiang penyangga rumah bergerak dan satu rumah akhirnya rubuh.
Akibatnya, satu unit rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah lain rusak ringan.
Sebanyak dua kepala keluarga atau delapan jiwa, termasuk satu bayi, harus mengungsi dan tinggal sementara di tempat aman.
Satu warga dilaporkan menderita luka ringan. Warga setempat pun bergotong-royong mengevakuasi barang dan peralatan korban yang terendam air.
Pihak berwenang sudah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan tim reaksi cepat di tingkat kabupaten.
Kebutuhan mendesak yang diidentifikasi adalah logistik bahan pokok serta penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak.
Peristiwa ini terjadi di tengah periode cuaca ekstrem di Sulawesi Tengah, wilayah di Kabupaten Buol sempat dilanda banjir dan angin kencang dalam beberapa minggu terakhir. (Rul/Nl)










