- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- Festival Danau Poso 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Ajak Warga Jaga Budaya dan Lingkungan
- Ferry Irwandi Inisiasi Patungan untuk Hutan, Raup Donasi Rp10,5 Miliar
- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
- KONI Sulteng Apresiasi Perkembangan Kickboxing dalam Musprov II KBI
- Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Sebut Karhutla Diprediksi Mereda Mulai Pertengahan Oktober
- 2.540 Pekerja di Sulteng Kena PHK Sepanjang Januari-September 2026
- Salena Dilanda Krisis Air Bersih, Sungai Mengering akibat El Nino
- Ratusan Personel Gabungan Gerebek Lokasi Peredaran Narkoba di Kayumalue, 7 Orang Diamankan
- Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Dipukul Pakai Batako
Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,47 Persen di 2025, PDRB Tembus Rp415 Triliun

Keterangan Gambar : Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh sebesar 8,47 persen sepanjang 2025.
Pertumbuhan tersebut tercermin dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp415.477,22 miliar atau setara Rp415 triliun. Sementara itu, PDRB per kapita tercatat sebesar Rp131,64 juta atau setara US$7.989,22.
Baca Lainnya :
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Ramai di Akhir Tahun, Penumpang Pesawat di Sulteng Tembus 107 Ribu Orang
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi pada 2025, yakni sebesar 14,12 persen. Pertumbuhan tersebut diikuti oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi yang tumbuh sebesar 7,74 persen.
"Ekonomi Sulawesi Tengah tahun 2025 tumbuh sebesar 8,47 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 14,12 persen," jelas BPS Sulteng dalam Berita Resmi Statistik yang dirilis Kamis (5/2/2026).
BPS Sulteng mencatat, lapangan usaha yang juga memiliki peran dominan terhadap perekonomian Sulawesi Tengah, yakni Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,45 persen.
Adapun Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian tumbuh sebesar 6,34 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 10,61 persen dan menjadi salah satu pendorong utama kinerja ekonomi daerah.
Pertumbuhan tersebut diikuti oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 6,06 persen.
Selain itu, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) tumbuh sebesar 5,10 persen, sedangkan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,52 persen. (Nul/Nl)



_2.jpg)

_3.jpg)




