- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
- Bawa Pulang Gelar Juara, Sport United Poboya JR Langsung Disambut KONI Sulteng
Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,47 Persen di 2025, PDRB Tembus Rp415 Triliun

Keterangan Gambar : Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh sebesar 8,47 persen sepanjang 2025.
Pertumbuhan tersebut tercermin dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp415.477,22 miliar atau setara Rp415 triliun. Sementara itu, PDRB per kapita tercatat sebesar Rp131,64 juta atau setara US$7.989,22.
Baca Lainnya :
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Ramai di Akhir Tahun, Penumpang Pesawat di Sulteng Tembus 107 Ribu Orang
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi pada 2025, yakni sebesar 14,12 persen. Pertumbuhan tersebut diikuti oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi yang tumbuh sebesar 7,74 persen.
"Ekonomi Sulawesi Tengah tahun 2025 tumbuh sebesar 8,47 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 14,12 persen," jelas BPS Sulteng dalam Berita Resmi Statistik yang dirilis Kamis (5/2/2026).
BPS Sulteng mencatat, lapangan usaha yang juga memiliki peran dominan terhadap perekonomian Sulawesi Tengah, yakni Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,45 persen.
Adapun Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian tumbuh sebesar 6,34 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 10,61 persen dan menjadi salah satu pendorong utama kinerja ekonomi daerah.
Pertumbuhan tersebut diikuti oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 6,06 persen.
Selain itu, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) tumbuh sebesar 5,10 persen, sedangkan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,52 persen. (Nul/Nl)










