- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
Eksplorasi Wisata Laut Donggala, Bendera Bhayangkara Dibentangkan di Dasar Laut

Keterangan Gambar : Penyelam dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Sulawesi Tengah melakukan penyelaman di kawasan perairan Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, Selasa (2/7/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Donggala – Sejumlah penyelam dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Sulawesi Tengah melakukan penyelaman di kawasan perairan Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, Selasa (2/7/2025).
Dalam kegiatan tersebut, para penyelam juga membentangkan bendera Bhayangkara di dasar laut, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Baca Lainnya :
- Traveler Wajib Tahu! Per 17 Juli, Bagasi Gratis Lion Air dan Super Air Jet Jadi 10 Kg
- Sunatan Massal Di Donggala, 200 Anak Ikuti Bakti Kesehatan
- Bupati Donggala, Vera Laruni Tegaskan Protes atas Pengabaian Hak Donggala dalam DBH Migas Nasional
- Grand Sya Hotel Bangkit, Jadi Simbol Harapan Baru Pascabencana di Palu
- Festival Tampolore Diusulkan Jadi Pintu Masuk Promosi Wisata Megalit Poso ke Dunia
Tanjung Karang, yang dikenal dengan panorama bawah lautnya, menjadi lokasi eksplorasi bahari yang dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata menyelam.
Selain menyuguhkan keindahan terumbu karang, kawasan ini juga menjadi habitat berbagai jenis biota laut.
Kepala Bidang Dokkes Polda Sulteng, Kombes Pol dr Edy Syahputra mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenalkan kekayaan bawah laut Sulawesi Tengah kepada publik.
“Wilayah laut kita lebih luas dari daratan. Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan laut dan lingkungan kita yang masih asri,” ujarnya.
Sebelum melakukan penyelaman, para peserta menjalani prosedur hiperbarik untuk menjaga kebugaran dan keselamatan selama berada di bawah laut.
Terapi ini umum digunakan oleh penyelam untuk meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh.
“Biasanya, seseorang yang akan menyelam harus dalam kondisi sehat. Di RS Bhayangkara, kami memiliki chamber untuk terapi hiperbarik yang sangat bermanfaat, baik untuk penyelam maupun masyarakat umum,” jelas Edy.
Eksplorasi wisata bahari semacam ini dinilai dapat membuka lebih banyak ruang bagi promosi pariwisata lokal, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem laut. (Rul)










