- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Gamelan Merdeka Meriahkan Malam di Palu, Iringi Lagu Kebangsaan Sambut HUT RI

Keterangan Gambar : Penampilan gamelan di Taman Lasoso, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Sabtu (16/8) malam. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Suasana berbeda terasa di Taman Lasoso, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Sabtu (16/8) malam.
Denting gamelan berpadu dengan lagu-lagu kebangsaan dalam pagelaran bertajuk “Gamelan Merdeka” yang digelar Paguyuban Ekowandowo Sulawesi Tengah.
Baca Lainnya :
- Heboh Pajak PBB di Palu Ada yang Naik Sampai 1000 Persen, Begini Penjelasan Pemkot
- Residivis Spesialis Bongkar di Tondo Dibekuk Lagi, Polisi Sita PS2 hingga Ban Motor
- Program Pandu Laut Nusantara Sasar Teluk Palu, 7 Perahu Disalurkan ke Nelayan
- Pajak 10% dan Penyegelan Usaha Disorot di RDP DPRD Palu, ASPEK dan Pemkot Capai Kesepakatan Awal
- BNNP Sulteng Musnahkan Narkotika Senilai Rp4,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan
Pertunjukan yang dimulai pukul 20.00 WITA hingga larut malam itu menarik perhatian masyarakat.
Warga yang hadir tidak hanya menikmati alunan musik, tetapi juga ikut khidmat menyanyikan lagu-lagu nasional yang dimainkan dengan gamelan.
Ketua Paguyuban Ekowandowo Sulteng, Karyono, mengatakan pagelaran ini menjadi cara berbeda dalam menyambut HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
“Paguyuban Ekowandowo tampil beda, karena yang menggunakan gamelan itu mengiringi lagu-lagu kebangsaan. Yang biasanya pakai elekton, ini dengan gamelan,” ujarnya kepada media ini diwawancara usai kegiatan.
Menurutnya, penampilan gamelan kerap dihadirkan pada momentum hari besar kenegaraan.
Tahun ini, mereka secara khusus mendedikasikan pertunjukan untuk menyemarakkan perayaan kemerdekaan.
“Kali ini memang sengaja ditampilkan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, dirayakan dengan menyanyikan lagu nasional,” tambah Karyono.
Ia juga mengungkapkan, semula acara direncanakan berlangsung di Lapangan Vatulemo.
Namun, lokasi itu disterilkan menjelang peringatan HUT RI sehingga penyelenggara memilih Taman Lasoso sebagai alternatif.
Lebih jauh, Karyono berharap ke depan kesenian gamelan dan budaya lainnya bisa mendapat ruang tampil yang lebih rutin di Kota Palu.
“Insya Allah dalam waktu mendatang, kepala dinas pariwisata sudah mengatakan akan dicarikan tempat untuk tampil mingguan. Bukan hanya Ekowandowo, tapi juga kesenian lain, bahkan bisa berkolaborasi, pernah lalu dengan tarian asal Kaili,” jelasnya.
Pagelaran “Gamelan Merdeka” pun meninggalkan kesan tersendiri bagi masyarakat Palu, menghadirkan suasana kebersamaan dan nasionalisme dengan nuansa budaya Jawa yang berpadu dalam irama gamelan. (Rul/Nl)










