Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Perairan Tojo Una-Una, Terasa di Ampana

By Inul Irfani 11 Mar 2026, 11:04:43 WIB Bencana
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Perairan Tojo Una-Una, Terasa di Ampana

Keterangan Gambar : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang perairan Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Rabu (11/3/2026) pagi. (Foto : Dok. BMKG)


Likeindonesia.com, TOUNA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang perairan Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Rabu (11/3/2026) pagi. Getaran gempa dilaporkan terasa hingga wilayah Ampana.


Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 09.12.13 WIB dengan parameter magnitudo pembaruan M4,7.

Baca Lainnya :


Episenter gempa berada pada koordinat 0,54° LS dan 121,879° BT, tepatnya di laut wilayah Una-Una, sekitar Teluk Tomini, dengan kedalaman 7 kilometer.


Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.


“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser mendatar (strike-slip),” ujarnya, dalam pers rilis yang diterima Rabu (11/3/2026).


Gempa ini dirasakan di Ampana dengan intensitas III MMI. Pada skala ini, getaran terasa nyata di dalam rumah dan dirasakan seperti truk besar yang melintas.


BMKG juga memastikan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 09.30 WIB, hasil pemantauan BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).


BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman dari kerusakan sebelum kembali masuk ke dalam rumah.


"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," pungkas Rahmat Triyono. (Nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.