- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Ketua TPP Bangkep, Doni Modady: Pemda Segera Evaluasi SPPG Terkait Dugaan Keracunan Makanan

Keterangan Gambar : Ketua Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Banggai Kepulauan, Doni Modady. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Banggai Kepulauan – Ketua Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Banggai Kepulauan, Doni Modady, angkat bicara terkait insiden dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Pemerintah akan melakukan evaluasi secara tegas kepada setiap SPPG, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Program MBG adalah program mulia untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, sehingga tidak boleh ternodai oleh kelalaian ataupun kesalahan teknis," tegas Doni Modady, Kamis (18/9/2025).
Baca Lainnya :
- Polres Bangkep Segel Tempat MBG Usai Pelajar Keracunan Massal
- Diduga Keracunan Akibat MBG, Ratusan Siswa di Bangkep Dilarikan ke RS
- Wamensos Apresiasi Inisiatif Bupati Bangkep Dorong Kehadiran Sekolah Rakyat
- Gegas Bangun SDM, Kampus Untad Bakal Hadir di Bangkep
- Slot Gacor, Withdraw Cepat
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sejak insiden terjadi, pemerintah daerah langsung mengerahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan penanganan cepat, mulai dari layanan kesehatan bagi korban hingga penyelidikan penyebab insiden.
"Sejak kemarin semua OPD telah dikerahkan untuk menangani insiden ini. Sudah ada Tenda-Tenda Darurat dan Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang di Pimpin langsung oleh Kepala Badan serta Semua Dokter dan Tenaga Medis Rumah Sakit Trikora telah di fokuskan Menangani Masalah tersebut. Kami ingin memastikan korban tertangani dengan baik, dan penyebab kejadian segera diketahui secara jelas," tambahnya.
Dalam pernyataannya, Doni Modady juga mengimbau masyarakat Banggai Kepulauan agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu liar yang dapat memecah belah persatuan.
"Saya meminta masyarakat Banggai Kepulauan jangan panik dan jangan mudah percaya pada isu-isu yang disebarkan pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk memecah belah kita. Mari kita tetap bersatu, percayakan kepada pemerintah yang saat ini sedang bekerja keras menangani persoalan ini," pungkasnya.
Saat ini, Pemda Bangkep bersama tim kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi korban serta memperketat pengawasan jalannya Program MBG, demi memastikan keselamatan dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga. (Aul/Nl)










