KKN UNTAD Kolaborasi dengan Pengrajin Lokal Produksi Tempat Sampah dari Ban Bekas

By Inul Irfani 21 Nov 2025, 11:45:44 WIB Pendidikan
KKN UNTAD Kolaborasi dengan Pengrajin Lokal Produksi Tempat Sampah dari Ban Bekas

Keterangan Gambar : Mahasiswa KKN 114 FEB 2 Universitas Tadulako (UNTAD). (Foto: Ist)


Likeindonesia.com, Palu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 114 FEB 2 Universitas Tadulako (UNTAD) menggandeng pengrajin lokal Kreasi Seni Ban Bekas, Mas Agung, untuk memproduksi tempat sampah berbahan ban bekas. 


Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja “Pengadaan Tempat Sampah dari Bahan Bekas” itu dilaksanakan di Jl. R.E. Martadinata, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (20/11/2025).

Baca Lainnya :


Program tersebut digelar sebagai langkah kreatif dalam mengurangi limbah anorganik, terutama ban bekas yang termasuk kategori limbah B3 dan membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa bersama pengrajin lokal berupaya menunjukkan bahwa limbah ban bisa dimanfaatkan kembali menjadi produk fungsional.


Dalam proses pembuatan, para mahasiswa mendapatkan pendampingan langsung dari pengrajin Agung Muftioko. Tempat sampah yang dihasilkan akan ditempatkan di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNTAD sebagai fasilitas sekaligus elemen dekoratif karena memiliki nilai seni.


Koordinator program, Dedi Sugala, mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya memanfaatkan limbah anorganik. 


“Kami ingin mengajak civitas akademik dan masyarakat melihat bahwa ban bekas bisa disulap menjadi sesuatu yang berguna, bukan sekadar menjadi tumpukan sampah yang mencemari lingkungan,” ujarnya.


Sementara itu, pengrajin Agung Muftioko menyampaikan apresiasinya atas antusias mahasiswa. Ia menilai, kerja sama tersebut dapat membuka ruang edukasi lebih luas tentang seni daur ulang dan pemanfaatan limbah ban.


Melalui program ini, mahasiswa berharap kesadaran pengelolaan limbah di lingkungan kampus semakin meningkat.


Tempat sampah dari ban bekas tersebut diharapkan menjadi contoh inovasi ramah lingkungan di Universitas Tadulako. (BIM/Nl)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.