- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Mau Melaut? BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Perairan Sulteng

Keterangan Gambar : Informasi peringatan dini gelombang tinggi di perairan Sulawesi Tengah. (Foto: BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu/ig @cuaca_sulteng)
Likeindonesia.com, Palu - Buat warga pesisir dan nelayan yang berencana melaut, ada baiknya lebih waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Sulawesi Tengah.
Peringatan ini disampaikan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu dan berlaku mulai 15 Januari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 18 Januari 2026 pukul 08.00 WITA.
Baca Lainnya :
- Data BPS: Orang Indonesia Lebih Pilih Liburan ke Wisata Alam Dibanding Mal atau Wahana
- PLN Pulihkan Jaringan Listrik Terdampak Banjir dan Longsor di Sekitar GI Tawaeli
- WALHI Sulteng Soroti Banjir Donggala, Tata Ruang Dinilai Rusak
- Sekuriti Toko Bintang Gasak Brankas Tempatnya Bekerja, Polisi Tangkap Pelaku
- Wakil Ketua MPR Terima Audiensi Kepala Daerah se-Sulteng, Pastikan Manfaat Program Sampai ke Rakyat
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca di Sulawesi Tengah secara umum cerah berawan, namun masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari. Arah angin umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur dengan kecepatan 5–20 knot.
"Kecepatan angin maksimum berada di Perairan Timur Banggai, Perairan Banggai Kepulauan, Perairan Banggai Laut, Perairan Teluk Tomini Utara Banggai, Perairan Teluk Tomini Timur Parigi Moutong, Perairan Buol, dan Perairan Teluk Tomini," jelas BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu dalam rilisnya, dikutip Kamis (15/1/2026).
Sementara itu, tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Timur Banggai, Perairan Banggai Laut, Teluk Tomini Utara Banggai, Perairan Kepulauan Tojo Una-Una, Teluk Tomini, Perairan Teluk Donggala–Palu, Perairan Buol, serta Teluk Tomini Selatan Parigi Moutong.
BMKG mengingatkan kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan berpotensi terdampak jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter, sementara kapal tongkang berisiko saat kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.




.jpg)





