- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
- Ditemukan 24 Titik Longsor di Sigi Pascagempa, BNPB Antisipasi Risiko Banjir Bandang
Mayoritas Swalayan di Sulteng Tersebar di Daerah Ini, Palu Bukan yang Teratas

Keterangan Gambar : Ilustrasi Swalayan. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Sebaran swalayan di Sulawesi Tengah ternyata tidak sepenuhnya terpusat di ibu kota provinsi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah menunjukkan, hingga 2025 swalayan telah tersebar di 245 desa, dengan Kabupaten Parigi Moutong menjadi daerah dengan jumlah terbanyak.
Parigi Moutong tercatat memiliki swalayan yang tersebar di 38 desa, menjadikannya wilayah dengan dominasi swalayan tertinggi di Sulawesi Tengah. Posisi tersebut mengungguli Kota Palu yang berada di urutan kedua dengan 37 kelurahan.
Baca Lainnya :
- Retribusi Sampah Palu Tembus Rp14 Miliar, Target 2026 Dipatok Rp16 Miliar
- Kekeringan Landa Sejumlah Desa di Parigi Moutong, Ribuan Hektare Sawah Gagal Tanam
- Rusman Ramli Bergabung dalam Orasi, Tegaskan Dukungan ke Penambang Rakyat Poboya
- Nurhalis Nur: DPRD Siap Berada di Garda Terdepan Bersama Penambang Poboya
- Ratusan Penambang Poboya Konvoi Truk ke Depan DPRD Palu, Desak WPR dan Penciutan Lahan PT CPM
Setelah Palu, sebaran swalayan terbanyak berikutnya berada di Kabupaten Morowali dengan 34 desa, disusul Kabupaten Banggai di 32 desa.
Sementara itu, Kabupaten Poso mencatat swalayan tersebar di 24 desa, dan Donggala di 20 desa.
Di wilayah lain, Kabupaten Buol dan Tojo Una-Una masing-masing memiliki swalayan di 15 desa, sedangkan Tolitoli tercatat di 12 desa.
Jumlah yang lebih terbatas terlihat di Kabupaten Sigi dengan 8 desa, Morowali Utara sebanyak 5 desa, Banggai Kepulauan di 3 desa, serta Banggai Laut yang baru menjangkau 2 desa.
Data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan swalayan di Sulawesi Tengah semakin merata dan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan.
Kehadiran swalayan di berbagai daerah juga mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat akan akses belanja yang lebih praktis. (Nul/Nl)










