- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
PBSI Buol Dukung Pembinaan Lapas Leok, Pesan Piala Karya Warga Binaan

Keterangan Gambar : Penyerahan pesanan piala PBSI di bengkel kerja Lapas Leok, Rabu (15/10/2025). (Foto: Lapas Leok)
Likeindonesia.com, Buol - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Buol memesan piala hasil karya warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian.
Kepala Lapas Kelas III Leok, Achmad Adrian, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PBSI Buol terhadap hasil karya warga binaan.
Baca Lainnya :
- Masalah Lahan di Beberapa Wilayah Sulteng Mulai Terurai, Ini Kata Satgas PKA
- Bukan Palu, Bangkep dan Balut Jadi Daerah Paling Gemar Membaca di Sulteng
- Ahmad Ali Tetapkan Sulteng Sebagai Tuan Rumah Pertama Rakorwil PSI
- Wakil Ketua MPR Sambut Positif Pembangunan Pelabuhan Salakan di Bangkep
- YAMMI Tagih Janji Berani Gubernur Sulteng Hentikan Tambang Ilegal
“Terima kasih atas dukungan PBSI Kabupaten Buol yang telah mempercayakan produksi piala kepada warga binaan, kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut pada kegiatan lainnya,” ujar Achmad dalam kegiatan penerimaan piala di bengkel kerja Lapas Leok, Rabu (15/10/2025).
Achmad menambahkan, kerja sama seperti ini sejalan dengan tujuan pembinaan kemandirian, yakni memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi dan kesiapan diri sebelum kembali ke masyarakat.
Diketahui, pembuatan piala dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang telah mengikuti pelatihan keterampilan dan mendapat pendampingan dari petugas pembinaan.
Lapas Leok berencana untuk melanjutkan kerja sama dengan berbagai pihak serta meningkatkan kapasitas bengkel kerja agar produksi hasil karya warga binaan terus berkembang dan memiliki nilai ekonomi. (Nul/Nl)










