- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
PBSI Buol Dukung Pembinaan Lapas Leok, Pesan Piala Karya Warga Binaan

Keterangan Gambar : Penyerahan pesanan piala PBSI di bengkel kerja Lapas Leok, Rabu (15/10/2025). (Foto: Lapas Leok)
Likeindonesia.com, Buol - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Buol memesan piala hasil karya warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian.
Kepala Lapas Kelas III Leok, Achmad Adrian, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PBSI Buol terhadap hasil karya warga binaan.
Baca Lainnya :
- Masalah Lahan di Beberapa Wilayah Sulteng Mulai Terurai, Ini Kata Satgas PKA
- Bukan Palu, Bangkep dan Balut Jadi Daerah Paling Gemar Membaca di Sulteng
- Ahmad Ali Tetapkan Sulteng Sebagai Tuan Rumah Pertama Rakorwil PSI
- Wakil Ketua MPR Sambut Positif Pembangunan Pelabuhan Salakan di Bangkep
- YAMMI Tagih Janji Berani Gubernur Sulteng Hentikan Tambang Ilegal
“Terima kasih atas dukungan PBSI Kabupaten Buol yang telah mempercayakan produksi piala kepada warga binaan, kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut pada kegiatan lainnya,” ujar Achmad dalam kegiatan penerimaan piala di bengkel kerja Lapas Leok, Rabu (15/10/2025).
Achmad menambahkan, kerja sama seperti ini sejalan dengan tujuan pembinaan kemandirian, yakni memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi dan kesiapan diri sebelum kembali ke masyarakat.
Diketahui, pembuatan piala dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang telah mengikuti pelatihan keterampilan dan mendapat pendampingan dari petugas pembinaan.
Lapas Leok berencana untuk melanjutkan kerja sama dengan berbagai pihak serta meningkatkan kapasitas bengkel kerja agar produksi hasil karya warga binaan terus berkembang dan memiliki nilai ekonomi. (Nul/Nl)





.jpg)




