- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
Bukan Palu, Bangkep dan Balut Jadi Daerah Paling Gemar Membaca di Sulteng
.jpg)
Keterangan Gambar : Pembaca di Gramedia Kota Palu. (Foto: Inul Irfani/Likeindonesia.com)
Likeindonesia, Palu – Kota Palu yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan di Sulawesi Tengah (Sulteng) ternyata bukan daerah dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi. Berdasarkan data Perpustakaan Nasional yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng tahun 2024, posisi teratas justru ditempati Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Banggai Laut (Balut).
Dalam laporan tersebut, tingkat kegemaran membaca masyarakat Sulteng mencapai 67,48 poin. Dari 13 kabupaten dan kota, Banggai Kepulauan meraih skor tertinggi sebesar 75,89, disusul Banggai Laut dengan skor 73,95.
Baca Lainnya :
- Ahmad Ali Tetapkan Sulteng Sebagai Tuan Rumah Pertama Rakorwil PSI
- Wakil Ketua MPR Sambut Positif Pembangunan Pelabuhan Salakan di Bangkep
- Baznas Palu Salurkan Bantuan Rp186 Juta untuk 319 Warga Palu Barat
- YAMMI Tagih Janji Berani Gubernur Sulteng Hentikan Tambang Ilegal
- Tak Hanya Pertengkaran dan Ekonomi, Kebiasaan Mabuk Alkohol Jadi Alasan Cerai di Sulteng
Berikut daftar lengkap tingkat kegemaran membaca di Sulteng tahun 2024:
- Banggai Kepulauan – 75,89
- Banggai Laut – 73,95
- Palu – 71,92
- Poso – 71,30
- Sigi – 69,09
- Donggala – 67,69
- Parigi Moutong – 66,82
- Tolitoli – 66,16
- Tojo Una-Una – 65,69
- Morowali Utara – 64,60
- Buol – 63,71
- Banggai – 56,41
- Morowali – 50,53
Tingkat kegemaran membaca ini diukur berdasarkan frekuensi membaca, durasi membaca, serta jumlah buku yang dibaca masyarakat.
Secara keseluruhan, masyarakat Sulteng rata-rata membaca 3–4 buku dalam satu triwulan, dengan frekuensi membaca 3–4 kali per minggu dan durasi membaca sekitar 1–1,9 jam per hari.
Namun, daerah seperti Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Palu, dan Poso menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, dengan rata-rata 5–6 buku per triwulan, frekuensi membaca 5–6 kali per minggu, serta durasi membaca yang konsisten antara 1–1,9 jam per hari.
Sebaliknya, Kabupaten Banggai mencatat tingkat terendah dengan rata-rata hanya 1,2 buku per triwulan, jauh di bawah rata-rata provinsi. (Nul/Nl)










