- 16 Perusahaan Tambang Patungan Rp355 Miliar Bangun Jalan di Morowali dan Morut
- Resmi Diumumkan! Tunjangan Guru Naik, Non-ASN Jadi Rp 2 Juta dan ASN Setara Gaji Pokok
- Wagub Sulteng Lantik Dokter Ahli Utama, Dukung Transformasi RS Undata Berstandar Internasional
- DPRD Kota Palu Desak Pemkot Perkuat Koordinasi dalam Penyusunan Tata Ruang
- DPRD Palu Sahkan Hasil Evaluasi LKPJ 2025, 37 Rekomendasi Diserahkan ke Pemkot
- DPRD Palu Desak Pemkot Tuntaskan Masalah Lahan Tidur dan Air Bersih di Dua Kelurahan
- DPRD Palu Soroti Overkapasitas RS, Biaya Visum, dan Denda BPJS yang Bebani Warga
- Dari Huntap hingga Pajak Daerah, DPRD Palu Paparkan Hasil Kerja Caturwulan I
- 8 Rumah Sakit Swasta di Palu Terancam Tak Bisa Beroperasi, DPRD Soroti Masalah Perizinan
- Abdurahim Nasar Al-Amri Soroti Mandeknya RDTR, DPRD Palu Siap Koordinasi Ulang ke Pusat
Bukan Palu, Bangkep dan Balut Jadi Daerah Paling Gemar Membaca di Sulteng
.jpg)
Keterangan Gambar : Pembaca di Gramedia Kota Palu. (Foto: Inul Irfani/Likeindonesia.com)
Likeindonesia, Palu – Kota Palu yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan di Sulawesi Tengah (Sulteng) ternyata bukan daerah dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi. Berdasarkan data Perpustakaan Nasional yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng tahun 2024, posisi teratas justru ditempati Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Banggai Laut (Balut).
Dalam laporan tersebut, tingkat kegemaran membaca masyarakat Sulteng mencapai 67,48 poin. Dari 13 kabupaten dan kota, Banggai Kepulauan meraih skor tertinggi sebesar 75,89, disusul Banggai Laut dengan skor 73,95.
Baca Lainnya :
- Ahmad Ali Tetapkan Sulteng Sebagai Tuan Rumah Pertama Rakorwil PSI
- Wakil Ketua MPR Sambut Positif Pembangunan Pelabuhan Salakan di Bangkep
- Baznas Palu Salurkan Bantuan Rp186 Juta untuk 319 Warga Palu Barat
- YAMMI Tagih Janji Berani Gubernur Sulteng Hentikan Tambang Ilegal
- Tak Hanya Pertengkaran dan Ekonomi, Kebiasaan Mabuk Alkohol Jadi Alasan Cerai di Sulteng
Berikut daftar lengkap tingkat kegemaran membaca di Sulteng tahun 2024:
- Banggai Kepulauan – 75,89
- Banggai Laut – 73,95
- Palu – 71,92
- Poso – 71,30
- Sigi – 69,09
- Donggala – 67,69
- Parigi Moutong – 66,82
- Tolitoli – 66,16
- Tojo Una-Una – 65,69
- Morowali Utara – 64,60
- Buol – 63,71
- Banggai – 56,41
- Morowali – 50,53
Tingkat kegemaran membaca ini diukur berdasarkan frekuensi membaca, durasi membaca, serta jumlah buku yang dibaca masyarakat.
Secara keseluruhan, masyarakat Sulteng rata-rata membaca 3–4 buku dalam satu triwulan, dengan frekuensi membaca 3–4 kali per minggu dan durasi membaca sekitar 1–1,9 jam per hari.
Namun, daerah seperti Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Palu, dan Poso menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, dengan rata-rata 5–6 buku per triwulan, frekuensi membaca 5–6 kali per minggu, serta durasi membaca yang konsisten antara 1–1,9 jam per hari.
Sebaliknya, Kabupaten Banggai mencatat tingkat terendah dengan rata-rata hanya 1,2 buku per triwulan, jauh di bawah rata-rata provinsi. (Nul/Nl)










