- Di Tengah Tekanan Inflasi, 5.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Keluarga Desil 1-4 di Morowali Utara
- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
Pengeluaran Warga Palu untuk Rokok Menurun di 2024

Keterangan Gambar : Ilustrasi rokok. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu – Rata-rata pengeluaran warga Kota Palu untuk rokok tercatat menurun pada tahun 2024.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, pengeluaran untuk rokok turun dari Rp85.056 per bulan di 2023 menjadi Rp69.968 per bulan pada 2024.
Baca Lainnya :
- DMI Sulteng Gelar Khitanan Massal, 150 Anak Dikhitan Gratis
- Palu Peringati 7 Tahun Bencana 2018 dengan Tabur Bunga dan Doa Lintas Agama
- Maulid Nabi di Petobo, Tradisi Religius yang Bertahan di Tengah Luka Likuefaksi
- 3.000 PPPK Resmi Dikukuhkan di Momen HUT ke-47 Kota Palu
- Gubernur Sulteng Anwar Hafid Hadir dan Jadi Inspektur Upacara HUT Kota Palu ke-47
Meski begitu, pengeluaran warga untuk kebutuhan lain justru mengalami kenaikan.
Rata-rata pengeluaran per kapita untuk makanan mencapai Rp707.932 per bulan, naik dari Rp684.280 pada 2023.
Sedangkan untuk non-makanan, angkanya mencapai Rp960.668, meningkat dari Rp825.700 pada tahun sebelumnya.
Dalam komoditas makanan, uang terbanyak dibelanjakan untuk makanan dan minuman jadi, yaitu Rp241.998 per bulan.
Sementara untuk non-makanan, pengeluaran terbesar dialokasikan untuk fasilitas rumah tangga, mencapai Rp558.252 per bulan.
Penurunan pengeluaran rokok ini menunjukkan perubahan perilaku konsumsi warga Palu, meski kebutuhan lain tetap meningkat dari tahun ke tahun. (Nul/Nl)










