- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Puncak Mudik Lebaran, 1.800 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan

Keterangan Gambar : Suasana penumpang mudik di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu mencatat sebanyak 1.800 penumpang melintas di Pelabuhan Penumpang Pantoloan pada puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Selasa (17/3/2026).
Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang yang naik dan turun menggunakan KM Lambelu.
Baca Lainnya :
- RSUD Anutapura Pastikan Layanan Tetap Optimal saat Libur Nyepi dan Lebaran
- Dirlantas Polda Sulteng Ingatkan Jalur Rawan Longsor Saat Mudik, Pemudik Diminta Waspada
- Puncak Arus Mudik di Bandara Palu Diprediksi H-3 Lebaran, Penumpang Mulai Meningkat
- Terminal Mamboro Capai Puncak Mudik, 433 Penumpang Diberangkatkan
- 2.216 Warga Binaan di Sulteng Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri 2026, 7 Orang Langsung Bebas
Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Kota Palu, Christian Moreys Nainggolan, menyebutkan, dari total tersebut sebanyak 700 penumpang berangkat dan 1.100 penumpang lainnya turun di Pelabuhan Pantoloan.
“Penumpang yang berangkat menuju Balikpapan, Parepare, Makassar, Baubau, Maumere hingga Larantuka. Sementara yang datang berasal dari Tarakan dan Nunukan,” ujarnya saat ditemui di Posko Mudik Pelabuhan Pantoloan, Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu.
Aktivitas penumpang di pelabuhan terpantau mulai meningkat sejak pukul 19.00 WITA.
Calon penumpang memadati area dermaga menjelang kedatangan KM Lambelu yang sandar sekitar pukul 21.00 WITA.
Sejumlah porter terlihat membantu penumpang mengangkut barang bawaan ke atas kapal.
Meski menjadi puncak arus mudik, jumlah penumpang kali ini tercatat lebih rendah dibandingkan keberangkatan pada 13 Maret 2026.
Saat itu, jumlah penumpang berangkat mencapai 980 orang dan penumpang turun sebanyak 2.300 orang.
“Perbedaan ini dipengaruhi rute pelayaran. Saat itu kapal menuju Balikpapan dan Surabaya, sementara hari ini lebih ke arah Makassar,” jelasnya.
Pelni memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada 23 hingga 25 Maret 2026.
Terkait keterlambatan KM Lambelu, Christian menjelaskan hal itu disebabkan penyesuaian jadwal selama masa angkutan Lebaran.
Kapal semula dijadwalkan sandar pukul 17.00 WITA dan berangkat pukul 19.00 WITA.
“Terjadi delay di Balikpapan dan Surabaya karena rute dimaksimalkan untuk melayani penumpang. Sehingga di Pantoloan dilakukan penyesuaian untuk mengejar jadwal pelabuhan berikutnya,” katanya.
Selain itu, terdapat 21 penumpang yang tidak berangkat tanpa konfirmasi.
“Kami sudah mencoba menghubungi, tetapi tidak ada respons, sehingga dianggap tidak jadi berangkat,” ungkapnya.
Christian menambahkan, jumlah penumpang tahun ini meningkat sekitar 4 hingga 5 persen dibandingkan tahun lalu, dipengaruhi adanya stimulus pemerintah berupa diskon tiket sebesar 30 persen.
Program tersebut masih berlaku hingga 5 April 2026 dan mencakup arus balik selama kuota tersedia.
PT Pelni bersama Kementerian Perhubungan, KSOP, dan PT Pelindo juga telah mendirikan posko terpadu untuk memantau arus mudik dan balik.
Masyarakat diimbau membeli tiket melalui kanal resmi dan datang minimal dua jam sebelum keberangkatan.
“Ini untuk menghindari penipuan dan memastikan penumpang tidak tertinggal kapal,” tutupnya. (Rul/Nl)










