2.216 Warga Binaan di Sulteng Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri 2026, 7 Orang Langsung Bebas

By Inul Irfani 17 Mar 2026, 11:36:10 WIB Daerah
2.216 Warga Binaan di Sulteng Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri 2026, 7 Orang Langsung Bebas

Keterangan Gambar : Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. (Foto : Humas Ditjenpas Sulteng)


Likeindonesia.com, Palu – Sebanyak 2.216 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan anak binaan di Sulawesi Tengah diusulkan menerima Remisi Khusus (RK) Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. 


Usulan tersebut diajukan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah setelah melalui proses verifikasi administratif dan substantif di seluruh unit pelaksana teknis pemasyarakatan.

Baca Lainnya :


Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, mengatakan pemberian remisi merupakan hak bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku.


“Remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku, aktif mengikuti program pembinaan, serta memenuhi syarat administratif dan substantif yang telah ditetapkan,” tegas Bagus, Senin (16/3/2026).


Dari total usulan tersebut, sebanyak 2.209 warga binaan diusulkan menerima Remisi Khusus I (RK I) berupa pengurangan masa pidana. 


Sementara 7 orang lainnya diusulkan menerima Remisi Khusus II (RK II) yang memungkinkan mereka langsung bebas pada Hari Raya Idul Fitri.


Bagus menjelaskan, pengusulan remisi dilakukan secara berjenjang melalui sistem pemasyarakatan yang terintegrasi, mulai dari verifikasi di tingkat unit pelaksana teknis hingga pengajuan ke pemerintah pusat.


“Seluruh proses dilakukan secara objektif dan akuntabel melalui sistem yang terintegrasi, sehingga hanya warga binaan yang benar-benar memenuhi persyaratan yang dapat diusulkan menerima remisi,” jelasnya.


Usulan remisi tersebut berasal dari sejumlah lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Sulawesi Tengah, di antaranya Lapas Kelas IIA Palu sebanyak 511 orang, Lapas Kelas IIB Luwuk 185 orang, Lapas Kelas IIB Ampana 129 orang, Lapas Kelas IIB Tolitoli 169 orang, Lapas Kelas III Kolonodale 171 orang, serta Lapas Kelas III Leok 88 orang.


Selain itu, usulan juga berasal dari Lapas Kelas IIB Parigi sebanyak 234 orang, Lapas Perempuan Kelas III Palu 136 orang, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Palu 6 anak binaan, Rutan Kelas IIA Palu 201 orang, Rutan Kelas IIB Donggala 247 orang, dan Rutan Kelas IIB Poso 139 orang.


Menurut Bagus, momentum Idul Fitri diharapkan dapat menjadi dorongan bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.


“Remisi ini diharapkan menjadi dorongan bagi warga binaan untuk terus menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik, aktif mengikuti pembinaan, serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” tambahnya. (Rul/Nl)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.