- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan 2026 Tanggal 18 Februari

Keterangan Gambar : Bendera Muhammadiyah. (Foto: muhammadiyah.or.id)
Likeindonesia.com, Jakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Ketetapan ini diumumkan melalui Maklumat No.01/MLM/I.1/B/2025 setelah dilakukan peninjauan ulang terhadap data astronomis global yang dituangkan dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Keputusan ini sekaligus mengoreksi kalender cetak yang sempat beredar sebelumnya, di mana awal Ramadan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026.
Baca Lainnya :
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- MALZ HERE
- Wajib Tahu! SE Kemnaker Tegaskan Good Looking dan Tinggi Badan Tak Boleh Jadi Syarat Lowongan Kerja
- Resmi Ditetapkan, Tahun 2026 Punya 25 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
- Baru Wisuda? Pemerintah Siapkan Program Magang Bergaji Rp 3,3 Juta Khusus Fresh Graduate
“1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 Masehi,” tulis maklumat tersebut, seperti dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Kamis (25/9/2025).
Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menegaskan, koreksi ini dilakukan untuk menjaga akurasi ilmiah dan konsistensi penetapan ibadah. Peninjauan ulang dilakukan dengan berkoordinasi bersama otoritas Turki (Diyanet) dan Fiqh Council of North America (FCNA) yang juga memakai KHGT. Muhammadiyah juga melakukan verifikasi melalui perangkat lunak HisabMu.
“Koreksi ini dilakukan dalam rangka menjaga akurasi ilmiah, integritas keilmuan, serta komitmen terhadap prinsip kebenaran,” bunyi maklumat yang ditetapkan pada 22 Juli 2025.
Diketahui, PP Muhammadiyah resmi menggunakan KHGT mulai tahun ini. Kalender ini menggantikan metode hisab hakiki wujudul hilal yang sebelumnya dipedomani Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk awal puasa dan Lebaran. Peluncuran KHGT dilakukan pada 25 Juni 2025 lalu.. (Bim/Nl)










