- Komisi II DPR RI Minta Kebijakan Bank Tanah di Lembah Napu Ditinjau Ulang
- Aturan Suami Jadi Pencari Nafkah dan Istri Wajib Urus Rumah Digugat ke MK
- Gempa M 3,9 Guncang Pendolo Poso, Dipicu Aktivitas Sesar Poso
- Pengurus KKSS Tolitoli Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik, Menkum RI Dorong Kontribusi untuk Daerah
- Nama Prodi Teknik Mulai Diganti Jadi Rekayasa, Kampus Bisa Tetap Pakai Istilah Lama
- Pemerintah Siapkan Aturan Baru KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Rumah Disebut Bisa Lebih Murah
- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
Sosialisasi Empat Pilar di Palu, Longki: Generasi Muda Garda Depan Bangsa
.jpg)
Keterangan Gambar : Anggota DPR/MPR RI Longki Djanggola. (Foto: IST)
PALU – Generasi muda Sulawesi Tengah diajak menjadi pelopor toleransi dan persatuan melalui pemahaman Empat Pilar Kebangsaan, dalam sosialisasi yang digelar Anggota DPR/MPR RI Longki Djanggola, Kamis (31/7/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Jalan Elang Nomor 77, Birobuli Utara, Kota Palu ini mengangkat tema “Membangun Generasi Muda yang Berkualitas dan Toleran melalui Empat Pilar Kebangsaan dalam Bingkai NKRI.”
Baca Lainnya :
- Razia Gabungan di Rutan Palu, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
- Ratusan Mahasiswa Baru FISIP Untad Jalani PKKMB, Adaptasi dan Literasi Jadi Fokus
- Residivis Curanmor Palu Kembali Beraksi, Ditangkap Saat Jual Motor Curian
- Lapas dan Rutan di Sulteng Kini Miliki Tenaga Medis Baru, Akses Kesehatan Warga Binaan Diperkuat
- Baznas Palu Salurkan Bantuan Rp240 Juta untuk 413 Warga di Mantikulore
Acara tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SMA/SMK, mahasiswa, guru, dosen, hingga perwakilan organisasi kepemudaan yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Longki menekankan pentingnya peran generasi muda dan para pendidik dalam merawat semangat kebangsaan. Menurutnya, nilai-nilai dalam Empat Pilar – yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika – harus terus ditanamkan dan dijaga.
“Ini bagian dari tanggung jawab kita semua. Generasi muda dan para guru adalah garda depan dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan,” kata Longki di hadapan peserta.
Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber Dr. Hilal Malarangang, SH, SM, yang menyampaikan pesan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh arus negatif yang bisa merusak moral dan etika.
“Kita harus jaga keberagaman sebagai kekuatan, bukan pemecah belah. Pancasila sudah terbukti mampu merekatkan bangsa kita yang sangat beragam,” ujar Hilal.
Hilal juga menekankan bahwa tantangan zaman sekarang jauh lebih kompleks, terutama di era digital. Oleh karena itu, memperkuat pemahaman kebangsaan menjadi hal yang sangat krusial.
Kegiatan berjalan interaktif dan disambut antusias peserta. Banyak dari mereka mengajukan pertanyaan, berbagi pandangan, hingga berdiskusi soal nilai-nilai toleransi dan kebangsaan di tengah perbedaan.
Diharapkan, sosialisasi ini bisa menjadi pemicu semangat anak muda Sulteng untuk terus menjaga keutuhan NKRI dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (Bim)










