- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Ahmad Ali Disebut Bakal Jadi Ketua Harian PSI, Hadiri Pelantikan di Jakarta

Keterangan Gambar : Ahmad Ali. (Foto: @madtu_madali/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta – Nama Ahmad Ali, mantan Wakil Ketua Umum Partai NasDem, kembali mencuat di panggung politik nasional. Ia disebut-sebut bakal masuk ke jajaran pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurut laporan Tempo, Ahmad Ali direncanakan dilantik sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI periode 2025–2030. Agenda pelantikan dijadwalkan berlangsung di The Club Djakarta Theater, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/9/2025) malam.
Baca Lainnya :
- Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan 2026 Tanggal 18 Februari
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- MALZ HERE
- Wajib Tahu! SE Kemnaker Tegaskan Good Looking dan Tinggi Badan Tak Boleh Jadi Syarat Lowongan Kerja
- Resmi Ditetapkan, Tahun 2026 Punya 25 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
Selain Ahmad Ali, mantan Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse Mappasessu, juga dikabarkan akan bergabung dan menempati posisi Wakil Ketua Umum PSI.
Meski begitu, Ahmad Ali mengaku belum mengetahui secara pasti soal posisinya di PSI. Ia hanya membenarkan telah menerima undangan untuk menghadiri pelantikan.
“PSI mengundang saya sebagai tokoh partai. Tapi saya enggak tahu dilantik atau tidak,” kata Ahmad Ali kepada Tempo, Kamis (25/9/2025).
Menyinggung statusnya di NasDem, ia mengibaratkan hubungannya dengan partai lama seperti “hubungan tanpa status”. Ia pun membuka peluang untuk menata kembali langkah politiknya.
“Kalau saya bilang tidak lagi berpartai, ya kemungkinan saya akan memilih tempat untuk bernaung,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep telah mengumumkan sebagian susunan pengurus pada Juli 2025 lalu. Saat itu, Raja Juli Antoni tetap didapuk sebagai sekretaris jenderal dan Fenty Noverita kembali menjadi bendahara umum, sementara kursi wakil ketua umum masih kosong. (Nl/Nl)










