- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Ahmad Ali Disebut Bakal Jadi Ketua Harian PSI, Hadiri Pelantikan di Jakarta

Keterangan Gambar : Ahmad Ali. (Foto: @madtu_madali/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta – Nama Ahmad Ali, mantan Wakil Ketua Umum Partai NasDem, kembali mencuat di panggung politik nasional. Ia disebut-sebut bakal masuk ke jajaran pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurut laporan Tempo, Ahmad Ali direncanakan dilantik sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI periode 2025–2030. Agenda pelantikan dijadwalkan berlangsung di The Club Djakarta Theater, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/9/2025) malam.
Baca Lainnya :
- Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan 2026 Tanggal 18 Februari
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- MALZ HERE
- Wajib Tahu! SE Kemnaker Tegaskan Good Looking dan Tinggi Badan Tak Boleh Jadi Syarat Lowongan Kerja
- Resmi Ditetapkan, Tahun 2026 Punya 25 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
Selain Ahmad Ali, mantan Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse Mappasessu, juga dikabarkan akan bergabung dan menempati posisi Wakil Ketua Umum PSI.
Meski begitu, Ahmad Ali mengaku belum mengetahui secara pasti soal posisinya di PSI. Ia hanya membenarkan telah menerima undangan untuk menghadiri pelantikan.
“PSI mengundang saya sebagai tokoh partai. Tapi saya enggak tahu dilantik atau tidak,” kata Ahmad Ali kepada Tempo, Kamis (25/9/2025).
Menyinggung statusnya di NasDem, ia mengibaratkan hubungannya dengan partai lama seperti “hubungan tanpa status”. Ia pun membuka peluang untuk menata kembali langkah politiknya.
“Kalau saya bilang tidak lagi berpartai, ya kemungkinan saya akan memilih tempat untuk bernaung,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep telah mengumumkan sebagian susunan pengurus pada Juli 2025 lalu. Saat itu, Raja Juli Antoni tetap didapuk sebagai sekretaris jenderal dan Fenty Noverita kembali menjadi bendahara umum, sementara kursi wakil ketua umum masih kosong. (Nl/Nl)










