- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Akhirnya Rampung! Masjid Raya Baitul Khairaat Siap Diresmikan 4 Desember 2025, UAS Dijadwalkan Hadir

Keterangan Gambar : Masjid Raya Baitul Khairaat, Jalan Jaelangkara, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. (Foto: @.amangg/TikTok)
Likeindonesia.com, Palu – Masjid Raya Baitul Khairaat di Kota Palu akhirnya rampung dan siap diresmikan pada Kamis, 4 Desember 2025. Pada momen peresmian ini, Ustaz Abdul Somad (UAS) dijadwalkan hadir.
Masjid ini dibangun kembali sebagai pengganti Masjid Agung Darussalam Palu, yang hancur akibat gempa 28 September 2018. Pembangunan ulang masjid dilakukan setelah peletakan batu pertama pada 9 Februari 2024.
Baca Lainnya :
- Perlindungan Petambak Garam dan Tenun Lokal Masuk Tahap Lanjut Pembahasan DPRD Palu
- KKN UNTAD Kolaborasi dengan Pengrajin Lokal Produksi Tempat Sampah dari Ban Bekas
- Aloha 2026: Swiss-Belhotel Silae Palu Sambut Tahun Baru dengan Perayaan ala Tropis Hawaii
- Pakaian Cakar Mau Diganti Produk Lokal, Pemerintah Siapkan 1.300 Brand
- Polisi Amankan 60 Kilogram Sabu Jaringan Internasional di Wilayah Pantai Barat Donggala
Pembangunan Masjid Raya Baitul Khairaat dibiayai melalui APBD Pemprov Sulteng dengan total anggaran Rp376 miliar, serta mendapat dukungan dana dari APBN Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendukung tahapan konstruksi.
Bangunan seluas 4 hektar yang berlokasi di Jalan Jaelangkara, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat ini kini hadir dengan sejumlah elemen arsitektur simbolik, mulai dari jam analog raksasa berdiameter 19,3 meter, 99 ornamen jendela yang merepresentasikan Asmaul Husna, dua menara kembar setinggi 66,66 meter, hingga tinggi bangunan utama 30 meter yang menggambarkan 30 juz Al-Qur’an.
Masjid Raya Baitul Khairaat juga mencetak prestasi nasional dengan meraih Rekor MURI sebagai kubah terbesar di Indonesia, berdiameter mencapai 90 meter.
Sebagai bagian dari operasional awal, salat Jumat perdana akan digelar pada 5 Desember 2025, sehari setelah peresmian. (Nul/Nl)










