- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Akhirnya Rampung! Masjid Raya Baitul Khairaat Siap Diresmikan 4 Desember 2025, UAS Dijadwalkan Hadir

Keterangan Gambar : Masjid Raya Baitul Khairaat, Jalan Jaelangkara, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. (Foto: @.amangg/TikTok)
Likeindonesia.com, Palu – Masjid Raya Baitul Khairaat di Kota Palu akhirnya rampung dan siap diresmikan pada Kamis, 4 Desember 2025. Pada momen peresmian ini, Ustaz Abdul Somad (UAS) dijadwalkan hadir.
Masjid ini dibangun kembali sebagai pengganti Masjid Agung Darussalam Palu, yang hancur akibat gempa 28 September 2018. Pembangunan ulang masjid dilakukan setelah peletakan batu pertama pada 9 Februari 2024.
Baca Lainnya :
- Perlindungan Petambak Garam dan Tenun Lokal Masuk Tahap Lanjut Pembahasan DPRD Palu
- KKN UNTAD Kolaborasi dengan Pengrajin Lokal Produksi Tempat Sampah dari Ban Bekas
- Aloha 2026: Swiss-Belhotel Silae Palu Sambut Tahun Baru dengan Perayaan ala Tropis Hawaii
- Pakaian Cakar Mau Diganti Produk Lokal, Pemerintah Siapkan 1.300 Brand
- Polisi Amankan 60 Kilogram Sabu Jaringan Internasional di Wilayah Pantai Barat Donggala
Pembangunan Masjid Raya Baitul Khairaat dibiayai melalui APBD Pemprov Sulteng dengan total anggaran Rp376 miliar, serta mendapat dukungan dana dari APBN Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendukung tahapan konstruksi.
Bangunan seluas 4 hektar yang berlokasi di Jalan Jaelangkara, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat ini kini hadir dengan sejumlah elemen arsitektur simbolik, mulai dari jam analog raksasa berdiameter 19,3 meter, 99 ornamen jendela yang merepresentasikan Asmaul Husna, dua menara kembar setinggi 66,66 meter, hingga tinggi bangunan utama 30 meter yang menggambarkan 30 juz Al-Qur’an.
Masjid Raya Baitul Khairaat juga mencetak prestasi nasional dengan meraih Rekor MURI sebagai kubah terbesar di Indonesia, berdiameter mencapai 90 meter.
Sebagai bagian dari operasional awal, salat Jumat perdana akan digelar pada 5 Desember 2025, sehari setelah peresmian. (Nul/Nl)










