- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
- Pemerintah Kaji Skema Haji Tanpa Antrean ala War Tiket, Siapa Cepat Dia Berangkat
Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal

Keterangan Gambar : Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu ( 7/2/ 2026). (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Buol – Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu ( 7/2/ 2026).
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.
Baca Lainnya :
- Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,47 Persen di 2025, PDRB Tembus Rp415 Triliun
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
Korban diketahui bernama Mujahid, anak laki-laki berusia 10 tahun.
Korban ditemukan sekitar pukul 10.05 WITA oleh SRU 2 yang melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan.
Lokasi penemuan berada sekitar 0,51 nautical mile ke arah selatan dari titik awal kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan bahwa pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan membagi tim SAR gabungan ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU pertama menggunakan perahu karet, sementara SRU kedua memanfaatkan perahu nelayan setempat.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
Selanjutnya, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Dalam operasi ini, tim SAR gabungan melibatkan unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Tim Rescue USS Tolis, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Buol, pemerintah desa, serta nelayan setempat.
Sejumlah peralatan digunakan dalam pencarian, antara lain perahu karet, kendaraan rescue, peralatan komunikasi, serta perlengkapan medis dan evakuasi. (Rul/Nl)










