- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Arus Balik Lebaran di Terminal Mamboro Naik 120 Persen, Puncak Terjadi pada H+2

Keterangan Gambar : Suasana penumpang di Terminal Tipe A Mamboro, Kota Palu. (Foto : Ist)
Likeindonesia.com, Palu — Aktivitas arus balik Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Mamboro, Kota Palu, tercatat mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan terjadi hingga H+2 Lebaran.
Baca Lainnya :
- Stok BBM di Palu Aman Jelang dan Pasca Lebaran, Konsumsi Naik 5 Persen
- Puncak Mudik Lebaran, 1.800 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
- RSUD Anutapura Pastikan Layanan Tetap Optimal saat Libur Nyepi dan Lebaran
- Dirlantas Polda Sulteng Ingatkan Jalur Rawan Longsor Saat Mudik, Pemudik Diminta Waspada
- Puncak Arus Mudik di Bandara Palu Diprediksi H-3 Lebaran, Penumpang Mulai Meningkat
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Mamboro, Waldi Sangkota, mengatakan, arus balik tahun ini meningkat tajam dibandingkan 2025.
“Alhamdulillah, untuk arus balik tahun 2026 ini ada peningkatan dibandingkan tahun 2025, yaitu sebesar 120 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga H+2, tercatat sebanyak 19 kendaraan dengan total 483 penumpang, baik yang tiba maupun berangkat dari terminal tersebut.
Untuk mengantisipasi lonjakan, pihak terminal menyiapkan 24 armada per hari, sama seperti saat arus mudik, serta kendaraan cadangan jika dibutuhkan.
Waldi menuturkan, berdasarkan pemantauan pada Rabu (24/3/2026), puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+2, dengan proyeksi jumlah penumpang mencapai 1.000 hingga 2.000 orang.
Kenaikan jumlah penumpang ini, lanjutnya, dipengaruhi oleh pemusatan trayek Palu–Makassar di Terminal Mamboro, yang berdampak pada peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang.
Arus balik diprediksi masih akan berlangsung hingga Kamis, dengan petugas yang tetap siaga selama 24 jam untuk melayani penumpang.
Dari sisi pelayanan, pihak terminal memastikan fasilitas bagi penumpang dalam kondisi memadai.
“Fasilitas yang kami siapkan sudah cukup baik untuk menampung penumpang. Mulai dari toilet yang rutin kami kontrol kebersihannya, hingga ruang tunggu yang Alhamdulillah cukup nyaman bagi penumpang,” kata Waldi.
Selain itu, aspek keselamatan juga menjadi perhatian melalui ramp check kendaraan secara menyeluruh, termasuk kondisi ban.
Ia mengungkapkan, pihaknya sempat menunda keberangkatan satu kendaraan karena kondisi ban yang tidak layak, dan baru diizinkan beroperasi setelah dilakukan penggantian serta melampirkan bukti dokumentasi.
Waldi menambahkan, selama arus mudik dan balik, tidak ada kejadian menonjol yang terjadi di Terminal Mamboro, meski ditemukan beberapa kendaraan kurang layak yang langsung diarahkan untuk diperbaiki.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap mengutamakan keselamatan.
Ia mengimbau penumpang maupun calon penumpang yang akan berangkat dari Terminal Mamboro untuk selalu menjaga keselamatan serta tidak membawa barang-barang berbahaya ke dalam kendaraan. (Rul/Nl)










