- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu Gelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat

Keterangan Gambar : Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu menggelar simulasi insiden pesawat ATR 72-600 rute Morowali–Palu, Kamis (18/12/2025). (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu menggelar simulasi penanggulangan keadaan darurat pertolongan kecelakaan penerbangan dan pemadaman kebakaran, pada Kamis (18/12/2025).
Latihan ini mensimulasikan insiden pesawat ATR 72-600 rute Morowali–Palu yang mengalami gangguan saat pendaratan akibat cross wind atau angin samping yang kuat di runway.
Baca Lainnya :
- Situs Megalitik Pokekea Resmi Berstatus Cagar Budaya Nasional
- Pengusulan Datu Pamusu Terus Berlanjut, Masuk Tahap Seminar Tingkat Provinsi
- Sulteng Tercatat Paling Banyak Alami Kejahatan Lingkungan di Sulawesi
- Viral Kisah Anca: Pemuda Banggai yang Hilang 3 Tahun, Ternyata Bertahan Hidup di Hutan Jawa Barat
- BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan di Sulteng, Curah Hujan Tinggi hingga Januari 2026
Dalam skenario tersebut, pilot melaporkan terjadinya deviasi saat fase akhir pendaratan kepada menara pengatur lalu lintas udara.
Menyikapi laporan itu, air traffic control menetapkan kondisi darurat dan mengaktifkan prosedur penanggulangan keadaan darurat bandara.
Kepala Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, Prasetiyohadi, mengatakan latihan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk menguji kesiapan seluruh unsur bandara.
“Ini kan merupakan latihan yang sudah dilaksanakan setiap tahun, dimana untuk penanganan peralatan karena memang ini simulasinya untuk pesawat tipe wings,” ujar Prasetiyohadi.
Ia menjelaskan, simulasi tersebut tidak hanya menguji prosedur, tetapi juga mengukur ketepatan waktu respons peralatan dan kesiapsiagaan personel di lapangan.
Prasetiyohadi menyebut latihan ini bertujuan menguji performance ketepatan waktu peralatan, serta kesiapsiagaan seluruh petugas dalam menangani situasi darurat, termasuk penggunaan tangga evakuasi dan penanganan potensi huru-hara.
Dalam simulasi penanganan korban, data yang digunakan menunjukkan satu orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, sembilan luka sedang, delapan belas luka ringan, dan tiga puluh empat penumpang dinyatakan selamat.
Tim medis melakukan evakuasi dan penanganan sesuai tingkat cedera masing-masing korban.
Selain kecelakaan pesawat, latihan juga mencakup pengamanan bandara dari gangguan massa. Tercatat empat orang massa berhasil memaksa masuk ke area koleksi korban dan satu orang provokator diamankan oleh petugas gabungan TNI Polri dan personel intelijen.
Prasetiyohadi menegaskan, hasil evaluasi dari latihan ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur bandara dalam menghadapi situasi darurat.
“Evaluasinya intinya bahwa kami harus selalu siap sedia tanggap untuk penanganan apabila terjadi kejadian luar biasa baik incident maupun accident yang melibatkan pesawat dan juga penumpang,” kata Prasetiyohadi.
Simulasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan prosedur, personel, dan peralatan Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu dalam menghadapi insiden penerbangan, dengan prioritas utama pada keselamatan penumpang dan penanganan yang cepat serta terkoordinasi. (Rul/Nl)










