- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
Dua Remaja Dilaporkan Hilang Saat Mendaki Gunung Dako di Tolitoli
.jpg)
Keterangan Gambar : Tim SAR Tolitoli melakukan pencarian korban hilang di gunung Dako, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. (Foto : Ist)
Likeindonesia.com, Tolitoli - Dua pendaki dilaporkan tersesat di Gunung Dako, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 14.16 Wita dari rekan korban.
Baca Lainnya :
- 163 Kejadian Gempa Tercatat di Sulteng Selama Pekan Kedua Ramadan, Mayoritas Terasa di Tolitoli
- HACKED BY V4NX7
- Wakil Ketua MPR Kawal Langsung Pembangunan Jembatan di Tiga Titik Sulteng
- Fajar Al Amri Tampil Lawan Ketua POBSI Sulteng di Funmatch Palu
- Overkapasitas, 30 Narapidana Rutan Palu Dipindahkan ke Lapas Ampana dan Toli-Toli
Berdasarkan laporan awal operasi SAR, kedua pendaki yang diketahui bernama Moh Agil (21) dan Moh Rifal (18) sebelumnya melakukan pendakian bersama dua rekannya pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 Wita.
Dalam kronologi disebutkan, kedua korban bersama dua rekannya melakukan pendakian di Gunung Dako dan sempat berhenti di Pos 3 karena kelelahan.
“Pada hari Senin, 23 Maret 2026 sekitar Jam 11.00 Wita kedua korban bersama dengan dua rekannya melakukan pendakian di gunung dako, desa lakatan tepatnya di sekitar pos 3 kedua korban berhenti di pos 3 dengan alasan kelelahan dan dua orang temannya melanjutkan perjalanan ke puncak gunung/titik yang mereka tentukan,” demikian kronologi dalam laporan awal.
Selanjutnya, dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa sekitar pukul 13.00 Wita, dua rekan korban kembali dari puncak ke Pos 3.
Namun, saat tiba, kedua pendaki yang sebelumnya beristirahat sudah tidak berada di lokasi.
“kemudian pada pukul 13.00 wita setelah kedua teman korban kembali dari puncak ke pos 3 tempat kedua korban beristirahat didapati kedua korban sudah tidak ada. Kemudian teman korban melakukan pencarian di area LKP dan sampai saat ini kedua korban belum di temukan selanjutnya melaporkan ke Unit Siaga SAR Toli-Toli,” demikian keterangan SAR Tolitoli dalam pesan yang diterima, Rabu (25/3/2026).
Upaya pencarian awal oleh rekan korban di sekitar lokasi kejadian tidak membuahkan hasil.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Unit Siaga SAR Tolitoli untuk ditindaklanjuti.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 14.34 Wita menggunakan kendaraan rescue.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue USS Tolitoli, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Tim juga dilengkapi dengan berbagai peralatan seperti peralatan navigasi, jungle rescue, komunikasi, medis, hingga evakuasi.
Hingga laporan ini disusun, proses pencarian terhadap kedua korban masih berlangsung.
Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menyatakan perkembangan operasi SAR akan terus dilaporkan. (Rul/Nl)



.jpg)






