- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Dusun Sisere Terisolir, Satu Orang Bumil Berhasil Dievakuasi

Keterangan Gambar : Kondisi terbaru akses jalan di Dusun Sisere, Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, yang sempat terisolir, Senin (12/2/2026). (Foto: Bimaz/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, DONGGALA — Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Donggala terus memfokuskan upaya evakuasi dan penanganan warga yang terisolir di Dusun Sisere, Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, setelah akses jalan dan jembatan terputus akibat bencana, Senin (12/2/2026).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala, Abdul Muin, mengatakan selain Dusun Sisere, wilayah Lumbu Baka juga masih terisolir akibat rusaknya infrastruktur penghubung. Di Dusun Sisere, sekitar 200 kepala keluarga terdampak dan aktivitas warga lumpuh karena tidak adanya akses transportasi.
Baca Lainnya :
- Touna, Banggai Laut, dan Tolitoli Jadi Daerah dengan Lonjakan Wisatawan Terbesar di Sulteng
- Banjir Rendam Pantoloan, Arus di Jalur Trans Sulawesi Sempat Terhambat
- Satu-Satunya Akses Warga, Jembatan Desa Lero Kabupaten Donggala Terancam Putus
- Kasus HIV di Sulteng Tembus 700 pada 2025, Palu Masih Tertinggi
- Muhammad Iqbal–Abdullah K Mari Kembali Pimpin AMSI Sulteng Periode 2026–2030
“Fokus utama kami saat ini adalah evakuasi warga yang membutuhkan penanganan khusus serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di Dusun Sisere,” ujar Abdul Muin di lokasi.
Ia menjelaskan, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi satu orang ibu hamil dari wilayah terisolir untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, satu ibu hamil lainnya masih dalam proses penjangkauan oleh petugas di lapangan.
"Untuk sementara, satu orang Ibu hamil sudah berhasil di evakuasi dan satu orang lagi masih dalam penjemputan," katanya.
Selain evakuasi medis, BPBD Kabupaten Donggala bersama unsur TNI, Polri, dan relawan juga menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pokok kepada warga Dusun Sisere dan Lumbu Baka. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi medan dan cuaca.
“Secara umum warga dalam kondisi aman, namun aktivitas lumpuh total karena akses terputus. Logistik menjadi prioritas agar kebutuhan pangan warga bisa terpenuhi dalam beberapa hari ke depan,” katanya.
Abdul Muin menambahkan, pembuatan jembatan darurat membutuhkan waktu, sehingga pemerintah daerah saat ini memprioritaskan pengerahan alat berat untuk membuka akses jalan sementara menuju Dusun Sisere dan Lumbu Baka agar proses evakuasi dan distribusi bantuan dapat berjalan lebih lancar.
Meski jaringan komunikasi di lokasi masih terganggu, koordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat terus dilakukan untuk memastikan pendataan warga terisolir serta kebutuhan mendesak di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Donggala memastikan penanganan terhadap warga terisolir di Dusun Sisere dan Lumbu Baka akan terus dilakukan hingga akses kembali terbuka dan kondisi berangsur normal. (BIM/Nl)










