- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Indonesia–India Siap Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program MBG

Keterangan Gambar : Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, saat menghadiri KTT ASEAN-India ke-22 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (26/10/2025). (Foto: @sugiono_56/Instagram)
Likeindonesia.com, Kuala Lumpur - Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menyatakan kesiapan Indonesia bekerja sama dengan India dalam pengembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Lainnya :
- Bikin Konten MBG yang Viral Secara Positif Bisa Dapat Rp5 Juta dari Pemerintah
- Akbar Supratman Dukung Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional di HEKRAFNAS 2025
- Mulai 2026, Guru Honorer Bakal Terima Rp400 Ribu per Bulan, Naik Rp100 Ribu
- Unik! Agar Tak Main HP Melulu, Siswa SD di Wonosobo Dapat Seekor Domba dari Pemkab
- Resmi Berlaku! Pemerintah Turunkan Harga Pupuk 20 Persen, Urea Jadi Rp 1.800 per Kg
Pernyataan itu disampaikan saat ia menjadi pembicara di KTT ASEAN-India ke-22 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (26/10/2025).
Sugiono menjelaskan, India telah menjalankan skema makan siang gratis untuk anak sekolah, sementara Indonesia meluncurkan program serupa yang sudah menjangkau lebih dari 37 juta penerima manfaat.
"Di Indonesia, Presiden Prabowo telah meluncurkan program Makanan Bergizi Gratis dengan lebih dari 37 juta penerima manfaat," ujar Sugiono dalam rilis pers Kemenlu, dikutip dari detik.com, Rabu (29/10/2025).
Menurutnya, pengalaman India bisa menjadi acuan untuk memperkuat efektivitas MBG di Indonesia.
"Kami melihat potensi yang kuat untuk berbagi pengalaman dengan program PM Poshan India guna membangun generasi yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih produktif di seluruh kawasan kita,” kata Sugiono.
Pada KTT tersebut, Menlu Sugiono turut membahas sejumlah hal, mulai dari sejarah panjang kerja sama negara-negara ASEAN dengan India, potensi kerja sama di bidang pariwisata, hingga pentingnya menjaga perdamaian di kawasan ASEAN dan Asia. (Bim/Nl)










