- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
Kapolri Tak Izinkan Warga Nyalakan Kembang Api di Malam Tahun Baru, Diimbau Ganti Jadi Doa Bersama

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Pol, Listyo Sigit Prabowo. (Foto: @listyosigitprabowo/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api dalam perayaan malam Tahun Baru. Ia menyarankan agar momen pergantian tahun diisi dengan doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana yang tengah melanda beberapa wilayah di Sumatra.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa (23/12). Menurutnya, kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan situasi nasional menyusul adanya bencana yang melanda sejumlah daerah di Sumatra.
Baca Lainnya :
- Kemenpora Siapkan Sanksi Bagi Tim Sepak Bola dan Cabor Lain yang Gagal Raih Medali di SEA Games 2025
- BI Tegaskan Pedagang Tak Boleh Tolak Pembayaran Uang Tunai, Bisa Dikenai Sanksi Pidana
- Selama Libur Sekolah Akhir Tahun, MBG Tetap Disiapkan Buat Siswa
- Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1000 Huntap untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh
- Menaker Imbau Pekerja Swasta Bisa WFA 29–31 Desember 2025
“Kami tidak memberikan rekomendasi untuk penggunaan kembang api akhir tahun karena kita tahu situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama, dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatra,” kata Listyo Sigit, dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (24/12/2025).
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan malam Natal dan puncak perayaan Tahun Baru dengan kegiatan yang lebih bermakna, seperti mengadakan doa bersama untuk para korban bencana dan untuk keselamatan negeri.
"Tentunya kami imbau kepada masyarakat agar kegiatan-kegiatannya lebih banyak digunakan untuk yang bersifat doa untuk Sumatra, doa untuk negeri," ujarnya.
Ia menegaskan, Mabes Polri tidak mengeluarkan rekomendasi penggunaan kembang api saat perayaan akhir tahun. Pengawasan pelaksanaan kebijakan ini akan menjadi tanggung jawab kepolisian daerah masing-masing. (Nul/Nl)










