- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Kapolri Tak Izinkan Warga Nyalakan Kembang Api di Malam Tahun Baru, Diimbau Ganti Jadi Doa Bersama

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Pol, Listyo Sigit Prabowo. (Foto: @listyosigitprabowo/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api dalam perayaan malam Tahun Baru. Ia menyarankan agar momen pergantian tahun diisi dengan doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana yang tengah melanda beberapa wilayah di Sumatra.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa (23/12). Menurutnya, kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan situasi nasional menyusul adanya bencana yang melanda sejumlah daerah di Sumatra.
Baca Lainnya :
- Kemenpora Siapkan Sanksi Bagi Tim Sepak Bola dan Cabor Lain yang Gagal Raih Medali di SEA Games 2025
- BI Tegaskan Pedagang Tak Boleh Tolak Pembayaran Uang Tunai, Bisa Dikenai Sanksi Pidana
- Selama Libur Sekolah Akhir Tahun, MBG Tetap Disiapkan Buat Siswa
- Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1000 Huntap untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh
- Menaker Imbau Pekerja Swasta Bisa WFA 29–31 Desember 2025
“Kami tidak memberikan rekomendasi untuk penggunaan kembang api akhir tahun karena kita tahu situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama, dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatra,” kata Listyo Sigit, dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (24/12/2025).
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan malam Natal dan puncak perayaan Tahun Baru dengan kegiatan yang lebih bermakna, seperti mengadakan doa bersama untuk para korban bencana dan untuk keselamatan negeri.
"Tentunya kami imbau kepada masyarakat agar kegiatan-kegiatannya lebih banyak digunakan untuk yang bersifat doa untuk Sumatra, doa untuk negeri," ujarnya.
Ia menegaskan, Mabes Polri tidak mengeluarkan rekomendasi penggunaan kembang api saat perayaan akhir tahun. Pengawasan pelaksanaan kebijakan ini akan menjadi tanggung jawab kepolisian daerah masing-masing. (Nul/Nl)










