- Dari Sigi hingga Banggai Laut, Proyek Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar Mulai Bergulir di Sulteng
- Tepati Janji, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Sekolah Terpencil di Parigi Moutong
- Lalampa Toboli Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kuliner Sulawesi Tengah
- Sigi Jadi Tuan Rumah MTQ Sulteng 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Keagamaan
- Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku
- Hadiri HUT ke-50 Tahun Transmigrasi Tinombala, Anwar Hafid Dorong Hasil Pertanian Diolah di Sulteng
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Aktivitas Lempeng Laut Sulawesi Picu Gempa Magnitudo 5,4 di Banggai
- Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
- Rupiah Makin Melemah, Kurs Dolar Menyentuh Rp18.000 Hari Ini
Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1000 Huntap untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh

Keterangan Gambar : Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. (Foto: .tzuchi.or.id)
Likeindonesia.com, Banda Aceh – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia membangun seribu unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Bantuan tersebut difokuskan untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, di Banda Aceh, Rabu.
Baca Lainnya :
- Menaker Imbau Pekerja Swasta Bisa WFA 29–31 Desember 2025
- Libur Nataru, PNS Tidak Wajib Ngantor 29–31 Desember 2025
- Gen Z Bisa Dapat Modal KUR Sampai Rp500 Juta, Khusus Sektor Digital
- Supaya Siswa Lahap Makan, Sopir MBG Diusulkan Pakai Kostum Power Rangers
- Selama 3 Bulan, Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Rp10 Ribu per Hari dari Kemensos
Pernyataan tersebut disampaikan usai M Nasir mengikuti rapat video konferensi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), pemerintah provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
M Nasir menjelaskan, pembangunan seribu unit hunian tetap ini merupakan tahap awal dari upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh.
“Ini merupakan bentuk solidaritas Yayasan Buddha Tzu Chi kepada masyarakat Aceh yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir dan longsor,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (20/12/2025).
Ia merinci, sebanyak 722 unit huntap akan dibangun di Kabupaten Aceh Utara. Sementara 278 unit lainnya dialokasikan untuk warga terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang.
Pemerintah Aceh, kata M Nasir, berkomitmen menyediakan lahan untuk pembangunan huntap tersebut. Selain unit rumah, kawasan hunian juga akan dilengkapi dengan infrastruktur pendukung.
Infrastruktur yang disiapkan meliputi pembangunan akses jalan menuju kawasan perumahan, penyediaan jaringan listrik, serta akses air bersih yang layak.
“Kelengkapan infrastruktur ini diharapkan dapat membantu warga korban bencana untuk segera memulai kehidupan baru yang lebih stabil dan nyaman,” katanya.
Meski masih tahap awal, Pemerintah Aceh menyambut baik bantuan tersebut dan mendorong seluruh pihak terkait untuk mempercepat proses pembangunan.
Diharapkan, masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian tetap tersebut sehingga pemulihan kehidupan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat.
“Sisanya (kebutuhan huntap) akan dibangun yang bersumber dari APBN atau lembaga untuk kabupaten/kota lainnya,"” tutup M Nasir. (Nul/Nl)










