- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Supaya Siswa Lahap Makan, Sopir MBG Diusulkan Pakai Kostum Power Rangers

Keterangan Gambar : Momen petugas pengantar MBG mengenakan kostum Power Rangers saat mengantar makanan ke sekolah. (Foto: @ontivya/TikTok)
Likeindonesia.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan cara unik agar siswa lebih antusias dan lahap menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya, sopir mobil pengantar MBG mengenakan kostum Power Rangers saat mengantar makanan ke sekolah.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan, pendekatan kreatif dibutuhkan agar anak-anak tertarik makan, terutama menu sayuran. Menurutnya, suasana yang menyenangkan bisa meningkatkan minat siswa untuk menghabiskan makanan bergizi yang disediakan.
Baca Lainnya :
- Selama 3 Bulan, Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Rp10 Ribu per Hari dari Kemensos
- PP Pengupahan Resmi Diteken, Gubernur Wajib Tetapkan UMP 2026 Paling Lambat 24 Desember
- Airlangga Usul Pekerja Bisa WFA Mulai 29 hingga 31 Desember
- Resmi! 14 Desember Kini Menjadi Hari Sejarah Nasional Indonesia
- BYD Atto 1 Unggul Jauh, Pimpin Daftar Mobil Terlaris Nasional
“Berikan pengemudi itu kostum Power Rangers, jadi antusiasme mereka itu makin tinggi,” kata Nanik, dikutip dari Antara, Kamis (18/12/2025).
Selain ide kostum, Nanik juga meminta setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif memberikan edukasi gizi di sekolah. Kepala SPPG diharapkan bisa hadir langsung di kelas bersama guru untuk menjelaskan kandungan gizi menu MBG dan manfaatnya bagi pertumbuhan siswa.
“Minta waktu satu jam untuk menjadi guru di kelas. Jelaskan soal pentingnya makan bergizi,” ujarnya.
BGN juga mendorong SPPG bekerja sama dengan tenaga kesehatan puskesmas, kader posyandu, serta PKK untuk memberikan penyuluhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Selain itu, kerja sama dengan lurah dan pemerintah desa juga dinilai penting untuk memperluas edukasi gizi di masyarakat. (Nul/Nl)










