- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Ketum KONI Sulteng Tinjau Padepokan Naga Laut, Fokus Pembinaan Atlet Pencak Silat Menuju PON 2032

Keterangan Gambar : Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, melakukan kunjungan ke Padepokan Perguruan Naga Laut di Jalan Tembang, Kota Palu, Selasa (31/12/2026). (Foto: Media Koni Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, melakukan kunjungan ke Padepokan Perguruan Naga Laut di Jalan Tembang, Kota Palu, Selasa (31/12/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari fokus pembinaan atlet pencak silat sebagai cabang olahraga unggulan yang dipersiapkan secara serius menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Fathur Razaq meninjau langsung proses latihan dan pembinaan atlet pencak silat yang dianggap sangat penting untuk mencapai target prestasi yang terukur. Ia menegaskan bahwa pembinaan cabang olahraga unggulan harus dirancang dengan basis target jelas, termasuk target perolehan medali, agar pengembangan atlet dapat berjalan terarah dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Puluhan Kepala OPD Sulteng Ikuti Retret Spiritual di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Pergeseran Tanah di Desa Fatufia Morowali, 288 Warga Mengungsi
- Ribuan Massa Bersihkan Sampah di Kawasan Mangrove Teluk Palu, Diperkirakan Capai 100 Ton
- Mayoritas Swalayan di Sulteng Tersebar di Daerah Ini, Palu Bukan yang Teratas
- Retribusi Sampah Palu Tembus Rp14 Miliar, Target 2026 Dipatok Rp16 Miliar
“Pembinaan atlet harus berbasis target, termasuk target perolehan medali, agar arah pembinaan jelas dan berkelanjutan,” ujar Fathur.
Ketua Umum KONI ini juga menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah saat ini tengah menyiapkan diri menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2032. Menurutnya, persiapan tersebut harus dimulai dari pembenahan pembinaan atlet sejak sekarang sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
"Tahun ini kita mulai bidding PON, insyaallah 2032 Sulawesi Tengah siap menjadi tuan rumah,” kata Fathur.
Selain itu, Fathur Razaq menekankan pentingnya pendataan cabang olahraga, terutama cabang unggulan seperti pencak silat. Pendataan ini mencakup data pembinaan atlet dan pelatih sebagai dasar pengambilan kebijakan, termasuk dalam hal penggajian pelatih agar pembinaan dapat berjalan lebih profesional dan efektif.
Kunjungan Ketum KONI ke Padepokan Naga Laut mendapat sambutan positif dari jajaran pengurus dan pelatih perguruan. Kehadiran Fathur Razaq dianggap sebagai motivasi sekaligus kejelasan arah pembinaan prestasi pencak silat di Sulawesi Tengah.
Selain berkunjung ke Padepokan Naga Laut, pada hari yang sama, Fathur Razaq juga menyempatkan diri mengunjungi GOR Madani. Ia turut menghadiri Musyawarah ke-II Pengprov ABTI Sulawesi Tengah dan pelantikan Pengprov IODI Sulteng periode 2025-2027 sebagai bagian dari agenda penguatan olahraga di daerah. (Nul/Nl)










