Pergeseran Tanah di Desa Fatufia Morowali, 288 Warga Mengungsi

By Inul Irfani 02 Feb 2026, 09:21:10 WIB Bencana
Pergeseran Tanah di Desa Fatufia Morowali, 288 Warga Mengungsi

Keterangan Gambar : Tampak bangunan hunian kamar kos terdampak bencana pergeseran tanah terjadi di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Jumat (30/1/2026). (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)


Likeindonesia.com, Morowali – Bencana pergeseran tanah terjadi di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.


Kejadian ini dilaporkan berlangsung sejak Rabu dini hari, 28 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WITA dan hingga Jumat, 30 Januari 2026, pergerakan tanah masih terus terjadi secara perlahan.

Baca Lainnya :


Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), peristiwa ini diduga dipicu aktivitas alat berat di area pertambangan.


Getaran dari lima unit excavator yang sedang melakukan aktivitas pemuatan menimbulkan kepanikan warga. 


Getaran kembali dirasakan keesokan harinya menjelang malam, disertai tanda-tanda pergeseran tanah.


Dampak bencana tersebut menyebabkan 94 unit kamar kos dan satu unit masjid terdampak langsung. 


Sebanyak 288 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. 


Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.


BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Morowali telah melakukan asesmen di lokasi terdampak serta berkoordinasi dalam penanganan darurat. 


Upaya yang dilakukan meliputi pendampingan evakuasi warga dan pemindahan barang-barang ke tempat aman. 


Selain itu, PMI IMIP mendirikan pos pengungsian untuk menampung warga terdampak.


Saat ini, kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian meliputi hunian sementara dan bantuan logistik bagi para pengungsi. 


Kondisi terakhir di lapangan menunjukkan pergerakan tanah masih berlangsung secara perlahan, sehingga warga diminta tetap waspada.


Informasi kejadian ini dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Morowali serta Tim Reaksi Cepat dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah. (Rul/Nl)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.