- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
KONI Sulteng Pastikan Kesiapan Porprov Morowali 2026, 27 Cabor Dipertandingkan

Keterangan Gambar : Ketua Harian KONI Sulteng, Muhammad Ifan Taufan. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah memastikan kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Morowali telah memasuki tahap matang.
Kesiapan tersebut mencakup aspek penganggaran, venue, hingga penetapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Baca Lainnya :
- Kebakaran di Palu Sepanjang 2025 Menurun, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama
- Berlaku Januari 2026, Ini Daftar UMK Terbaru Se-Sulteng, Gaji di Morut Tembus Rp4,4 Juta
- Sulteng Bidik Tuan Rumah PON 2032, KONI Bentuk Tim Kerja Khusus
- Sulawesi Tengah Catat Kenaikan UMP 2026 Paling Tinggi di Indonesia
- KONI Sulteng dan KONI Morowali Pastikan Kesiapan Porprov 2026, Bakal Digelar dengan 27 Cabor
Ketua Harian KONI Sulteng, Muhammad Ifan Taufan, mengatakan pemerintah provinsi telah mengeluarkan kebijakan penganggaran untuk mendukung pelaksanaan Porprov Morowali 2026.
“Untuk kesiapan porprov di Morowali hari ini Pak Gubernur sudah sebarkan aturan penganggaran di tanggal 11 November 2026 untuk kesiapan porprov di Morowali,” ujar Taufan diwawancarai Senin, (29/12) pagi.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut ditindaklanjuti dengan surat edaran kepada seluruh pemerintah daerah kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah agar menyiapkan dukungan pendanaan Porprov.
“13 kabupaten pak Gubernur sudah buat surat edaran untuk penganggaran pendanaan porprov di Morowali.” tambahnya.
Selain penganggaran, koordinasi antara KONI Provinsi dan KONI Kabupaten Morowali juga telah dilakukan.
Taufan menyebut pertemuan tersebut menjadi bagian dari pemantapan kesiapan teknis penyelenggaraan.
“Kesiapannya kemarin kita sudah melakukan pertemuan di Koni Provinsi dimana Koni Morowali datang berkunjung ke kita alhamdulillah 100 persen kami sudah siap sebenarnya,” katanya.
Taufan menambahkan, KONI Sulteng juga merencanakan peluncuran identitas resmi Porprov Morowali 2026 dalam waktu dekat.
“Artinya dalam waktu dekat ini tahun depan di awal 2026 bulan Februari kita akan melakukan launching jingle dan maskot untuk porprov Morowali,” ucapnya.
Ia juga menyebut kesiapan venue hampir seluruhnya telah rampung dan dibangun dengan standar tinggi.
“Hari ini venue hampir semua sudah rampung berskala internasional,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sulteng, Andi Nur B. Lamakarate, mengatakan KONI telah menetapkan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov Morowali 2026.
“Kemarin SK nya sudah ditandatangani oleh ketua Umum ada sekitar 27 cabor yang akan diperlombakan di porprov di Kabupaten Morowali, ada satu cabang olahraga eksebisi kuda memanah,” ujar Andi.
Ia menjelaskan, Porprov menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan penjaringan atlet daerah menuju ajang yang lebih tinggi.
“Menuju pra pon atau Pon NTT-NTB kita masing-masing daerah seluruh indonesia akan menggelar olahraga daerah porprov ini.” tambahnya
Ia menambahkan, sebelum Porprov, sejumlah daerah telah lebih dulu melaksanakan seleksi di tingkat kabupaten.
“Sebelumnya itu lan ada porkab, dari kabupaten kemarin yang melaksanakan itu kabupaten parigi, kabupaten toli-toli, kabupaten morowali,” katanya.
Andi menyebut daerah lain juga berpeluang menggelar seleksi serupa pada tahun mendatang.
“Mungkin tahun depan kabupaten lain akan mengikut seleksi menuju porprov 2026,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andi menjelaskan KONI Sulteng akan memanfaatkan hasil Porprov sebagai basis data pembinaan atlet jangka panjang.
“Kita sekarang di Koni itu sesuai visi misi ketum, kita akan menjaring dari porprov ada pekan olahraga siswa, data-data itu nanti akan kita ambil jadi data bimprea persiapan pon NTT-NTB atau pra pon di 2026, karena Pon itu 2028,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan Porprov Morowali 2026 dapat melahirkan atlet-atlet potensial baru bagi Sulawesi Tengah.
“Harapan kami di Koni provinsi adanya porprov di Morowali bisa mendapatkan bibit atlet yang baru persiapan kita pon 2028 di NTT-NTB, jadi sangat bermanfaat,” pungkas Andi. (Rul)










