- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Kontingen Sulteng Disambut Ketua KONI Usai Torehkan 6 Medali di Ajang Pomnas XIX Jawa Tengah 2025

Keterangan Gambar : Ketua Umum KONI Sulteng, Fathur Razaq menyambut kepulangan para atlet Kontingen Sulawesi Tengah setelah mengikuti ajang Pomnas XIX Jawa Tengah 2025, di Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, Minggu (28/09/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Palu - Kontingen Sulawesi Tengah mencatat prestasi terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan di Pomnas dengan menembus peringkat 15 besar nasional pada ajang Pomnas XIX Jawa Tengah 2025, usai mengoleksi total enam medali, terdiri atas dua emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Kepulangan para atlet disambut bangga oleh Ketua Umum KONI Sulteng, Fathur Razaq, di Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, Minggu (28/09/2025). Ia menyebut torehan tersebut sebagai bukti nyata kemampuan atlet Sulteng bersaing di tingkat nasional.
Baca Lainnya :
- Pengeluaran Warga Palu untuk Rokok Menurun di 2024
- DMI Sulteng Gelar Khitanan Massal, 150 Anak Dikhitan Gratis
- Palu Peringati 7 Tahun Bencana 2018 dengan Tabur Bunga dan Doa Lintas Agama
- Maulid Nabi di Petobo, Tradisi Religius yang Bertahan di Tengah Luka Likuefaksi
- 3.000 PPPK Resmi Dikukuhkan di Momen HUT ke-47 Kota Palu
“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Sulteng mampu bersaing di tingkat nasional. Saya berharap adik-adik atlet terus bersemangat berlatih, karena ke depan mereka bisa menjadi andalan kita di PON 2028,” ujar Fathur.
Dua medali emas dipersembahkan oleh Reyva Imelda Sambenthiro dari cabang karate, serta tim panjat tebing nomor lead beregu putri yang diperkuat Fatia Syiva Ramadani (Universitas Terbuka), Kinaya Maulidya (Universitas Tadulako), dan Nuryatul Ainun (Universitas Tadulako).
Tambahan satu medali perak diraih dari cabang karate oleh Tyo Sambenthiro, sementara tiga medali perunggu disumbangkan oleh Fatia Syiva Ramadani di nomor lead perorangan putri panjat tebing, Syifa Syalsabila Botingin dari cabang karate, dan Taufik dari Unismuh Luwuk di nomor lompat jauh.
Secara keseluruhan, dari sekitar 25 mahasiswa atlet yang berlaga, Sulteng berhasil membawa pulang enam medali dan menempati peringkat ke-15 nasional, rekor tertinggi sepanjang kiprah Sulteng di ajang Pomnas.
Fathur menegaskan, KONI Sulteng telah menyiapkan program pembinaan berjenjang dan berkelanjutan untuk menjaga semangat para atlet. Program tersebut diarahkan menghadapi berbagai kejuaraan nasional hingga persiapan menuju PON 2028 di NTB dan NTT.
“Prestasi ini adalah langkah awal menuju Sulteng nambaso. Bersama mahasiswa dan seluruh elemen olahraga, kita wujudkan mimpi Sulawesi Tengah berprestasi di pentas nasional,” tegasnya. (Bim/Nl)










