- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
MBG Mau Dikurangi Jadi 5 Hari, Purbaya Sebut Bisa Hemat Rp 40 Triliun

Keterangan Gambar : Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto : @menkeuri/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta - Pemerintah tengah mengkaji efisiensi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengurangi hari operasionalnya. Dari yang semula berjalan 6 hari dalam sepekan, program ini diusulkan menjadi hanya 5 hari.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut langkah ini berpotensi menghemat anggaran hingga Rp 40 triliun per tahun. Angka tersebut masih merupakan hitungan awal dan bisa saja berubah.
Baca Lainnya :
- Breaking News! Dua Pekan Perang Israel–Iran, Media Iran Sebut Netanyahu Tewas
- Cegah Brain Rot, Siswa SD–SMA di Indonesia Resmi Dilarang Pakai ChatGPT
- BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026, Ramadan Berpotensi Genap 30 Hari
- Resmi! Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun TikTok, Instagram hingga Roblox Mulai 28 Maret
- THR Pekerja Swasta Tidak Boleh Dicicil, Pemerintah Ingatkan Wajib Cair H-7 Lebaran
“Kan biasa seminggu 6 hari, dia bilang (diusulkan jadi) 5 hari. Jadi ada efisiensi juga dari MBG, ada pengurangan cukup banyak. Dia bilang aja (bisa hemat) Rp 40 triliun setahun, tapi bisa lebih,” ujarnya di Jakarta, Rabu (25/3/2026), dikutip dari Kompas.com.
Purbaya menegaskan, usulan pengurangan hari operasional ini berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN), bukan keputusan dari Kementerian Keuangan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak.
Rencana ini juga belum menjadi bagian dari total efisiensi anggaran sebesar Rp 81 triliun yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
Saat ini, usulan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Presiden. Pengumuman resmi nantinya akan disampaikan langsung oleh Kepala BGN. (Nul)


.jpg)







