- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Palu Kurangi 7 Ribu Ton Sampah per Tahun, Tertinggi di Sulteng

Keterangan Gambar : Ilustrasi membuang sampah. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU – Kota Palu mencatat capaian tertinggi dalam pengurangan sampah di Provinsi Sulawesi Tengah.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, volume sampah di Kota Palu berhasil berkurang hingga 7.037,84 ton per tahun pada 2024, menjadikannya daerah dengan pengurangan sampah terbesar di Sulteng.
Baca Lainnya :
- PKM BEM Berdampak Unisa Palu Latih Warga Sigi Olah Bubuk Daun Kelor untuk Cegah Stunting
- Nelayan Hilang Di Perairan Umpanga, Tim Sar Gabungan Lakukan Pencarian
- BMKG: Megathrust Tolitoli–Buol Potensi Ilmiah, Bukan Ancaman Langsung
- BYD Haka Auto Resmi Hadir di Palu, Tawarkan Pilihan Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan
- Angka Cerai di Palu Tembus 967 Kasus pada 2024, Warga Mantikulore Paling Banyak Berpisah
Secara keseluruhan, timbulan sampah tahunan di Kota Palu mencapai 43.984,58 ton, dengan pengurangan sebesar 4,63 persen.
Selain Palu, sejumlah daerah lain juga mencatat penurunan timbulan sampah, di antaranya Kabupaten Parigi Moutong, berhasil mengurangi sampah hingga 3.438,44 ton atau 28,59 persen, menjadi yang tertinggi secara persentase di Sulteng.
Disusul oleh Kabupaten Banggai Kepulauan yang mencatat pengurangan sebesar 1.937,42 ton, Donggala sebanyak 1.475,89 ton, dan Morowali dengan penurunan mencapai 913,82 ton.
Sementara Banggai Laut mengurangi sekitar 219 ton sampah per tahun, dan Morowali Utara sebesar 11,68 ton, yang menjadi daerah dengan pengurangan terendah di provinsi ini. (Nul/Nl)










