- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Panen Raya Perdana, Petani Sigi Optimis Jadi Lumbung Pangan Sulteng

Keterangan Gambar : Petani di Kabupaten Sigi mulai melakukan panen raya padi perdana di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kamis (4/9/2025). (Foto: Biro Adpim Sulteng)
Likeindonesia.com, SIGI – Petani di Kabupaten Sigi mulai melakukan panen raya padi perdana di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kamis (4/9/2025).
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal mewujudkan Sigi sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Tengah.
Baca Lainnya :
- Gubernur Pasang Target Inflasi Sulteng Turun di Bawah 3,5 Persen dalam Tiga Bulan
- Akses Jalan Bertahun-tahun Rusak, Warga Uematopa Touna Keluhkan Dampak ke Ekonomi hingga Listrik
- Gempa 4,8 SR Guncang Parigi Moutong, Terasa Hingga Palu dan Poso
- Kebakaran Hanguskan Tiga Petak Rumah Warga di Jalan Samratulangi Palu
- Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Kemandirian Klien Pemasyarakatan Lewat Pelatihan UMKM
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjanae, menyebut panen perdana dilakukan di atas lahan seluas 16.000 hektare.
Dari jumlah tersebut, sekitar 600 hektare telah siap dipanen dan akan berlanjut di lahan 1.000 hektare pada tahap berikutnya.
Menurutnya, capaian ini bukan hanya memberi semangat baru bagi petani, tetapi juga memperkuat peran Sigi sebagai daerah penopang ketahanan pangan Sulawesi Tengah, bersama Kabupaten Banggai dan Parigi Moutong.
“Semoga suasana penuh kegembiraan dari para petani yang berhasil memanen hasil kerja keras mereka di musim tanam ini memberikan keberkahan buat kita semua,” kata Rizal.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang hadir dalam panen raya itu menegaskan Sigi memiliki potensi besar dalam komoditas padi dan jagung. Ia mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pertanian sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Allah Subhanahu wa Ta’ala akan terus memberikan berkah-Nya. Sesungguhnya tidak akan dirubah nasib suatu kaum kalau bukan kaum itu sendiri yang merubahnya. Maka mari kita jadikan hari perdana ini sebagai momentum memanfaatkan kembali sawah kita, setelah pada 2018 lalu kita ditempa bencana,” ucap Anwar Hafid.
Ia juga mengapresiasi kerja keras petani yang terus berupaya meningkatkan hasil panen.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras para petani di Kabupaten Sigi. Pemerintah akan terus mendukung, baik melalui bantuan sarana prasarana pertanian maupun pendampingan agar hasil panen semakin meningkat dan kesejahteraan petani dapat terwujud,” tambahnya.
Panen raya ini dihadiri ratusan petani bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, serta perwakilan Kementerian Pertanian RI. (Rul)










