- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Penyelesaian Konflik Lahan di Palu, Tondo dan Talise Masuk Pemetaan Awal

Keterangan Gambar : Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid meninjau langsung lokasi eks Hak Guna Bangunan (HGB) di Kelurahan Tondo pada Selasa (23/9) pagi. (Foto: Humas Pemkot Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Permasalahan lahan di wilayah Tondo dan Talise kembali menjadi perhatian.
Pemerintah Kota Palu bersama Kantor Wilayah ATR/BPN Sulawesi Tengah meninjau langsung lokasi eks Hak Guna Bangunan (HGB) di Kelurahan Tondo pada Selasa (23/9) pagi.
Baca Lainnya :
- Karnaval TK di Palu Tampilkan Keberagaman Budaya dan Profesi
- Polda Sulteng Bongkar Peredaran 7,2 Kg Sabu di Palu, Dua Pelaku Ditangkap
- Ada Pasar Murah di Taipa Jelang HUT Palu ke-47, Harga Bahan Pokok Lebih Murah dari Pasar
- Siswa SMA di Palu Diamankan Gegara Bawa Barang Mirip Narkoba, Hasil Tes Negatif
- 17 Pasien Jalani Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit Gratis di Palu
Tinjauan ini merupakan tindak lanjut pertemuan dengan Wakil Menteri ATR/BPN RI yang sebelumnya membahas upaya penyelesaian sengketa lahan di Kota Palu.
Dalam kunjungan itu, sejumlah titik di wilayah Talise juga menjadi bagian dari pemetaan awal permasalahan.
“Setelah pertemuan dengan bapak Wakil Menteri kemarin, ada langkah yang sangat strategis yang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN melalui Kakanwil ATR/BPN Provinsi Sulawesi Tengah. Hari ini kita bisa mengunjungi langsung apa yang menjadi isu masalah lahan, khususnya di wilayah Tondo dan beberapa titik di Talise,” disampaikan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid dalam peninjauan tersebut.
Hasil pemetaan dari kunjungan lapangan ini akan dilaporkan ke pemerintah pusat sebagai dasar pencarian solusi penyelesaian.
Persoalan lahan yang sudah lama berlarut-larut diharapkan segera mendapat kepastian hukum.
“Pemerintah berharap masalah ini bisa cepat selesai, sehingga kondisi di lapangan juga segera terselesaikan. Namun masyarakat juga diajak untuk tetap menjaga kondusivitas. Filosofi bahwa kita semua bersaudara harus tetap terjaga,” jelasnya.
Warga disebut telah menunjukkan sikap positif dengan menginginkan perhatian serius dari pemerintah.
“Kita ingin masalah ini benar-benar ditangani dengan serius agar bisa diselesaikan secepatnya, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya. (Rul/Nl)










