- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Polresta Palu Gelar Gerakan Pangan Murah, Jual Beras SPHP Rp60 Ribu per Karung

Keterangan Gambar : Polresta Palu menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Markas Komando Polresta Palu, Senin (11/8) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Polresta Palu menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Markas Komando Polresta Palu, Senin (11/8) pagi, sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau.
Program ini menyediakan 10 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hasil kerja sama dengan Perum Bulog, yang didistribusikan di Polresta dan seluruh Polsek jajaran se-Kota Palu.
Baca Lainnya :
- Status Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu Naik Kelas Internasional
- Warga Binaan Sulawesi Tengah Tampilkan Karya di Panggung Nasional IPPA Fest 2025
- Menuju Kemandirian Energi, Gubernur Bahas Pembangunan PLTA di Gumbasa
- Beras Kabur ke Daerah Tetangga, Wagub: Ini Anomali, Segera Tertibkan!
- Kunjungi TPA Kawatuna, Paskibraka Kota Palu Telusuri Perjalanan Sampah
Beras dijual dengan harga Rp60 ribu per karung ukuran 5 kilogram, jauh di bawah harga pasaran yang saat ini bisa mencapai Rp80 ribu.
Setiap warga cukup menunjukkan KTP untuk membeli maksimal dua karung beras.
“Kita jual beras murah bekerja sama dengan Bulog ditujukan kepada masyarakat, dimana Polresta Palu per hari ini kita menyiapkan 10 ton. Jadi penjualannya di masing-masing Polres jajaran, masing-masing 2 ton. Rencana hari Rabu akan kita adakan lagi. Program ketahanan pangan,” ujar Kabag SDM Polresta Palu, Kompol Raka Arya Wiyasa.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Banyak di antaranya mengaku terbantu karena harga beras di pasaran terus merangkak naik.
“Ya alhamdulillah, sangat bersyukur bisa membantu, sangat membantu, karena selama ini kan beras mahal. Saya baru kali ini beli yang SPHP. Saya beli 17 ribu satu kilo,” kata Sriwati, warga Palupi.
Hal senada disampaikan Endang, warga Tanamodindi, yang mengaku singgah begitu mengetahui adanya pasar murah tersebut.
“Saya lihat ini ada pasar murah beras, saya singgah. Kalau di kios 80 (ribu) 5 kilo, cuma KTP (persyaratan),” ujarnya.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polri untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan, sekaligus menekan inflasi di daerah.
Selain di Kota Palu, kegiatan serupa juga digelar di berbagai wilayah Indonesia bekerja sama dengan Bulog dan pemerintah daerah. (Rul)










