- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Polresta Palu Petakan Potensi Gangguan Kamtibmas Jelang Idulfitri

Keterangan Gambar : Polresta Palu petakan potensi gangguan kamtibmas jelang Idulfitri. (Foto : Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, Palu - Polresta Palu bersama sejumlah unsur masyarakat mulai memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Palu.
Pembahasan itu mengemuka dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, serta perwakilan instansi terkait di Polresta Palu, Senin (9/3/2026).
Baca Lainnya :
- Dua Batalyon Infanteri Teritorial Baru Dibentuk, Berbasis di Polman dan Parigi Moutong
- ARKOM Siapkan Pilot Project Penataan Permukiman Berbasis Komunitas di Kampung Baru Palu
- Bukber Nambaso Digelar Hari Ini, Pemprov Sulteng Siapkan 10 Ribu Porsi Gratis untuk Warga
- BPOM Palu Naik Status Jadi Balai Besar, Pengawasan Obat dan Makanan di Sulteng Diperkuat
- Resmi! KONI Sulteng Serahkan SK Pengurus KONI Kota Palu, Tegaskan Tak Ada Politisasi
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga dan masyarakat guna mengantisipasi potensi kerawanan selama Ramadan hingga momentum Lebaran, termasuk aktivitas keagamaan dan arus mudik.
Kapolresta Palu, Kombes Pol Hari Rosena, mengatakan pengamanan perayaan hari besar keagamaan tidak bisa hanya bergantung pada aparat kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengundang tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh adat agar kita semua memiliki persepsi yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Kombes Pol Hari Rosena.
Ia menilai peran para tokoh masyarakat penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing, terutama dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga Kota Palu agar tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang,” tambahnya.
Selain memetakan potensi kerawanan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog bagi para peserta untuk menyampaikan berbagai masukan terkait situasi keamanan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan selama Ramadan dan kesiapan pengamanan menjelang arus mudik Lebaran.
Melalui koordinasi tersebut, aparat keamanan bersama pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan di Kota Palu selama periode Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. (Rul/Nl)










