- Di Tengah Tekanan Inflasi, 5.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Keluarga Desil 1-4 di Morowali Utara
- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
Polresta Palu Petakan Potensi Gangguan Kamtibmas Jelang Idulfitri

Keterangan Gambar : Polresta Palu petakan potensi gangguan kamtibmas jelang Idulfitri. (Foto : Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, Palu - Polresta Palu bersama sejumlah unsur masyarakat mulai memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Palu.
Pembahasan itu mengemuka dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, serta perwakilan instansi terkait di Polresta Palu, Senin (9/3/2026).
Baca Lainnya :
- Dua Batalyon Infanteri Teritorial Baru Dibentuk, Berbasis di Polman dan Parigi Moutong
- ARKOM Siapkan Pilot Project Penataan Permukiman Berbasis Komunitas di Kampung Baru Palu
- Bukber Nambaso Digelar Hari Ini, Pemprov Sulteng Siapkan 10 Ribu Porsi Gratis untuk Warga
- Resmi! KONI Sulteng Serahkan SK Pengurus KONI Kota Palu, Tegaskan Tak Ada Politisasi
- Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Palu, Stok Ludes dalam Sejam
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga dan masyarakat guna mengantisipasi potensi kerawanan selama Ramadan hingga momentum Lebaran, termasuk aktivitas keagamaan dan arus mudik.
Kapolresta Palu, Kombes Pol Hari Rosena, mengatakan pengamanan perayaan hari besar keagamaan tidak bisa hanya bergantung pada aparat kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengundang tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh adat agar kita semua memiliki persepsi yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Kombes Pol Hari Rosena.
Ia menilai peran para tokoh masyarakat penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing, terutama dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga Kota Palu agar tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang,” tambahnya.
Selain memetakan potensi kerawanan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog bagi para peserta untuk menyampaikan berbagai masukan terkait situasi keamanan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan selama Ramadan dan kesiapan pengamanan menjelang arus mudik Lebaran.
Melalui koordinasi tersebut, aparat keamanan bersama pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan di Kota Palu selama periode Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. (Rul/Nl)










