- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
Ratusan Mahasiswa Kota Palu Gelar Aksi di Depan DPRD, Soroti Pajak dan Tingginya Gaji Dewan

Keterangan Gambar : Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Palu, Senin (25/8) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Sulawesi Tengah, Jl. Sam Ratulangi Kota Palu, Senin (25/8) pagi.
Massa aksi menyoroti sejumlah kebijakan daerah yang dinilai membebani masyarakat.
Baca Lainnya :
- Swiss-Belhotel Silae Palu Dukung UMKM dan Kelompok Rentan Lewat Program Jumat Berbagi
- Produksi Garam di Talise Terhenti Imbas Musim Hujan, Petani Mengeluh Tak Ada Hasil
- Geliat Penjualan Hiasan Telur Maulid Mulai Ramai di Palu
- JUWITA Bekali Jurnalis Perempuan Sulteng Strategi Keamanan Digital dan Lawan KBGO
- Petani Petobo Genjot Produksi Bawang Goreng, Dorong Swasembada Pangan Lokal
Dalam orasinya, mahasiswa menuntut pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap kebijakan pajak yang dianggap terlalu memberatkan.
Mereka juga menyoroti tingginya gaji anggota DPRD yang menurut mereka tidak sebanding dengan kondisi masyarakat.
Selain berorasi, mahasiswa juga membawa spanduk berisi tuntutan dan menggelar aksi teatrikal sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan yang mereka sebut kontroversial.
Pantauan di lapangan, puluhan aparat kepolisian berjaga di depan pintu gerbang DPRD Kota Palu untuk mengantisipasi jalannya aksi.
Hingga berita ini diturunkan, aksi masih terus berlangsung. (Rul)










