- Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah
- Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi
- Korban Jiwa Akibat Gempa M 6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang
- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
- Sumber Air Tertutup Longsor Pascagempa, Gubernur Sulteng Pastikan Kebutuhan Warga di Sigi Terpenuhi
- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
Ratusan Mahasiswa Kota Palu Gelar Aksi di Depan DPRD, Soroti Pajak dan Tingginya Gaji Dewan

Keterangan Gambar : Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Palu, Senin (25/8) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Sulawesi Tengah, Jl. Sam Ratulangi Kota Palu, Senin (25/8) pagi.
Massa aksi menyoroti sejumlah kebijakan daerah yang dinilai membebani masyarakat.
Baca Lainnya :
- Swiss-Belhotel Silae Palu Dukung UMKM dan Kelompok Rentan Lewat Program Jumat Berbagi
- Produksi Garam di Talise Terhenti Imbas Musim Hujan, Petani Mengeluh Tak Ada Hasil
- Geliat Penjualan Hiasan Telur Maulid Mulai Ramai di Palu
- JUWITA Bekali Jurnalis Perempuan Sulteng Strategi Keamanan Digital dan Lawan KBGO
- Petani Petobo Genjot Produksi Bawang Goreng, Dorong Swasembada Pangan Lokal
Dalam orasinya, mahasiswa menuntut pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap kebijakan pajak yang dianggap terlalu memberatkan.
Mereka juga menyoroti tingginya gaji anggota DPRD yang menurut mereka tidak sebanding dengan kondisi masyarakat.
Selain berorasi, mahasiswa juga membawa spanduk berisi tuntutan dan menggelar aksi teatrikal sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan yang mereka sebut kontroversial.
Pantauan di lapangan, puluhan aparat kepolisian berjaga di depan pintu gerbang DPRD Kota Palu untuk mengantisipasi jalannya aksi.
Hingga berita ini diturunkan, aksi masih terus berlangsung. (Rul)










